Suara.com - Rafael Alun Trisambodo, ayah Mario Dandy Satrio kini harus menanggung segala akibat yang muncul gegara anaknya menghajar anak dari salah satu petinggi Gerakan Pemuda Ansor hingga koma.
Tak hanya menanggung malu. Rafael kini dinonaktifkan dari jabatannya di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan per Jumat (24/2/2023) oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Tak cukup di situ, kekayaan dan asetnya yang dalam jumlah tak wajar bagi seorang pejabat eselon III DJP juga dikorek hingga dicurigai oleh lembaga antirasuah atau KPK.
Privasi aset Rafael dikorek warganet
Warganet yang jeli akhirnya menggali seluk beluk aset yang dimiliki oleh Rafael dan keluarganya.
Adapun Rafael memiliki sejumlah rumah mewah yang tersebar di berbagai daerah seantero negeri. Potret rumah mewah tersebut dibeberkan oleh seorang warganet yang menggali media sosial milik Rafael, istrinya, dan Mario Dandy.
"@DitjenPajakRI berhubung bokapnya Mario mengundurkan diri. Simak ini yah...Koleksi rumah/mobil mewahnya keluarga Mario Dandy Satriyo," tulis seorang warganet Twitter.
Tak ayal, Rafael punya segudang aset rumah dari Simprug, Blok U Jakbar, Jogja Hingga Manado. Rafael juga memiliki kolam renang mewah di setiap unit rumahnya.
"Pool di rumah Simpruk sama pool rumah di Yogya. Tiap rumah ada kolamnya dong, itu baru dua rumah, belum yang di Manado," ujar akun Twitter yang sama.
Baca Juga: Selain Mario Dandy, Siapa Aja ya Anak Pejabat dengan Kasus Arogan? Berikut Daftarnya!
Rafael juga memiliki beberapa mobil mewah seperti Land Cruiser yang tidak dilaporkan ke KPK via LHKPN.
"Waktu nyamar jadi pot bunga, di garasinya ada Land Cruiser 2, et ini baru satu garasi di satu rumah yah...sabar @DitjenPajakRI," tulisnya dalam ungghan disertai foto deretan mobil diduga milik Rafael.
Kos mewah diselidiki KPK dan PPATK
Kos mewah yang diakui milik Mario Dandy juga mengalami simpang siur sehingga membuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) harus turun tangan.
Pasalnya, diduga bahwa kos mewah tersebut adalah milik Rafael.
Kini Kemenkeu bersama KPK dan PPATK bersama-sama menilik lebih dalam terkait aset kos mewah itu.
Berita Terkait
-
Selain Mario Dandy, Siapa Aja ya Anak Pejabat dengan Kasus Arogan? Berikut Daftarnya!
-
Tak Sendiri, Ini Peran Anggota 'Geng Mario Dandy' Lain yang Diduga Ikut Aniaya David
-
Soroti Harta Mencurigakan dari Rafael Alun Trisambodo, Novel Baswedan Sentil KPK: Paham Ga Sih Pimpinan
-
Masih Soal Cewek: Mario Dandy Pernah Kalah Berkelahi alias Duel dengan Pria Ini Sampai Kejang
-
Pembawa Malapetaka untuk David, Masyarakat Kirim Karangan Bunga untuk Desak Polisi Tangkap Agnes
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar