Gegara kasus penganiayaan yang melibatkan anaknya, kekayaan pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo terus jadi sorotan. Terkini mantan penyidik KPK Novel Baswedan menyentil sikap KPK yang dianggap merespon lambat soal laporan kekayaan Rafael yang tidak sesuai.
Terkuaknya kasus penganiayaan yang melibatkan Mario Dandy Satriyo membongkar pula aib keluarganya. Bagaimana tidak, latar ayahnya yakni Rafale Alun Trisambodo yang teryata pejabat Ditjen Pajak memiliki harta yang tak wajar untuk ukuran pegawai tingkat eselon III macam dia.
Parahnya selain tak taat bayar pajak, Rafael juga tak mencamtumkan sejumlah hartanya dalam LHKPN yang wajib bagi para aparatur negara seperti yang tercantum dalam UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.
Gegara hal itu, mantan penyidik KPK Novel Baswedan kemudian menyentil sikap KPK yang dianggap tak responsif melihat kejadian-kejadian seperti itu.
"UPaya pencegahan korupsi yang dilakukan KPK adalah dengan; pelaporan gratifikasi; perbaikan sistem serta; mekanisme pelaporan LHKPN. Ketiganya musti berjalan kalau direktorat LHKPN hanya menerima laporan tidak dilakukan pemeriksaan ya percuma. Paham ngga sih pimpinan KPK?" cuitnya menanggapi harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo yang belum semua dilaporkan.
Sementara itu di tengah ramainya pemberitaan tentangnya, Rafael Alun Trisambodo seusai dicopot dari jabatannya tiba-tiba mengundurkan diri sebagai ASN.
Pengunduran diri itu dimuat dalam surat terbuka kepada masyarakat yang ditandantangani di atas materai.
Merespon itu ICW meminta agar Kemenkeu tak menyetujui permohonan pengunduran diri tersebut.
"Pengunduran diri butuh persetujuan. Sebaiknya Kemenkeu menolak karena sedang proses pemeriksaan, apalagi ada temuan dari PPATK yang disampaikan ke KPK soal transaksi mencurigakan oleh Rafael," terang Koordinator Divisi Pelayanan Publik dan Reformasi Birokrasi ICW Almas Sjafrina.
Berita Terkait
-
Buntut Aksi Hedon dan Arogannya Mario Dandy, Blok Politik Pelajar Tempel Kertas 'Stop Bayar Pajak' di Kantor Pajak
-
Sri Mulyani Copot Rafael Alun Trisambodo karena Punya Harta Mencurigakan, Arsul Sani: Kita Tunggu Pemeriksaan KPK
-
Polisi Sebut Agnes Sempat Minta Mario Dandy Selesaikan Masalah Baik-Baik, Warganet Geram: Tetap Dia Pemicunya
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Ada Proses Panjang di Balik Kesuksesan Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
-
Ngeri! Selain Rakit Bom, Pelajar MAN 3 Padang Juga Simpan Panah dan Pisau di Sekolah
-
Sering Ngantuk saat Kerja? Coba 9 Tips Ini agar Tetap Fokus tanpa Harus Minum Kopi
-
Review Novel Penance: Misteri Pembunuhan yang Menyisakan Luka Seumur Hidup
-
Harga Sawit Riau Terus Meroket, Berikut Daftar Lengkap Periode 15-21 Juli 2026
-
Rumah Digeledah, Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal Suap Muara Enim Mulai Dikuliti!
-
IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA
-
Daftar Lengkap Harga Jual dan Buyback Emas Pegadaian per 15 Juli 2026
-
Tembus Rp232 Miliar! Pajak Kendaraan Jadi Mesin Utama Pembangunan Bandar Lampung
-
Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah