Suara.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat menerapkan aturan jam masuk sekolah bagi siswa SMA mulai pukul 05.00 WITA. Para tenaga pengajar kemudian tiba di sekolah ketika langit masih gelap gulita.
Hal tersebut diabadikan dalam sebuah video yang disebarluaskan melalui akun Twitter @idextratime pada Selasa (28/2/2023).
Video berdurasi 2.20 menit itu direkam oleh salah satu guru perempuan di salah satu sekolah di NTT. Ia merekam aktivitas para guru yang sudah tiba sebelum pukul 05.00 WITA di ruang guru.
Ada seorang guru yang masih mempercantik diri dan mengaku belum sempat sarapan.
"Sudah siap jam pertama, anak (murid) baru satu, bu gurunya belum sarapan, belum pakai bedak, jadi satu menit lagi," ucap seorang guru.
"Walaupun anak-anak tidak ada, saya anggap saya mengajar dan masuk kelas," tambahnya.
Perekam video juga mengungkapkan kalau perpustakaan sekolah sudah dibuka meskipun waktu belum menunjukkan pukul 05.00 WITA.
Kemudian terlihat sudah ada beberapa guru hadir di lingkungan sekolah. Lalu tampak ada dua murid yang datang sebelum jam masuk.
"Nama siapa? Wih, IPS III, hebat," puji guru terhadap siswa yang sudah datang.
Baca Juga: Virus Demam Babi Afrika (ASF) Merebak di NTT, Australia Beri Alat Deteksi Rp 1,4 Miliar
Video berlanjut ketika perekam menyapa kepala sekolah yang berada di luar ruangan. Ia menanyakan kondisi kepala sekolah.
"Bagaimana kabar bapak e?," tanya si perekam.
"Baik-baik, siap," jawab kepala sekolah.
"Jam 5 ini segar sekali e bapak," timpal si perekam.
Setelah itu, kepala sekolah melihat sudah ada beberapa siswa yang datang ke sekolah meski waktu menunjukkan pukul 05.15 WITA.
"(Jumlah) anak-anak sudah lumayan," ucap kepala sekolah.
Berita Terkait
-
Viral! Pelajar SMA dan SMK di NTT Diwajibkan Masuk Sekolah Jam 5 Pagi
-
Gubernur NTT Terapkan Aturan Masuk Sekolah jam 5 Pagi Untuk SMA dan SMK, Muncul Perdebatan: Pejabatnya Suruh Ngantor Jam 5
-
Gubernur NTT Minta Anak SMA Masuk Sekolah Pukul 05.00 WITA: Pasti Berat Ini, Tapi...
-
Viral Siswa SMA di Kupang Masuk Jam 5 Pagi, Netizen Murka: Mau Sekolah atau Jualan Sarapan?
-
Virus Demam Babi Afrika (ASF) Merebak di NTT, Australia Beri Alat Deteksi Rp 1,4 Miliar
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta
-
Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti