Suara.com - Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi menyebut kabar Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk melakukan reshuffle atau merombak Kabinet Indonesia Maju semakin jelas. Hal itu menyusul Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengundurkan diri dari jabatannya.
"Setidaknya sinyal-sinyal itu sudah mulai terang kalau bakal ada pergantian. Salah satunya dari Menpora, itu kan orang sudah mengajukan pengunduran diri-kan di politik, orang yang sudah mundur enggak mungkin ditahan-tahan juga," sebut Awiek sapaan akrab Achmad Baidowi di kawasan Cikini Jakarta Pusat, Selasa (28/2/2023).
Reshuffle disebutnya sebagai hak prerogatif Jokowi untuk melakukannya, jika merasa beberapa menterinya dirasa kurang performanya.
"Tidak ada salahnya presiden melakukan reshuffle, tapi yang jelas bahwa hari ini beberapa pos wakil menteri itu masih kosong, ya, bisa jadi kalau ada reshuffle itu juga diisi," sebut Awiek.
Soal peluang PPP kembali mendapatkan jatah kursi menteri, Awiek menyebut partainya siap menerimanya. Namun, ditegaskannya partainya tidak dapat memerintahkan Jokowi mengambil menteri dari PPP.
"Kalau PPP dipercaya kita siap gitu, kan, tapi kan kita tidak bisa mendikte presiden," ujarnya.
Awiek bilang reshuffle oleh Jokowi tidak hanya berhenti pada satu kementerian, namu beberapa tempat lain, sebab terdapat beberapa posisi wakil menteri yang masih kosong.
"Tapi kalau memang ada reshuffle kok sepertinya tidak hanya di satu tempat, karena posisi wakil menteri banyak yang kosong," sebutnya.
"Kalau diisi ya itu momentumnya Presiden Jokowi untuk melakukan pengisian pos Wamen yang masih kosong dan sekali lagi sepenuhnya hak prerogatif presiden," sambung Awiek.
Baca Juga: Dokter Tifa Tertawakan Rencana Negara Tanggung Biaya ART ASN saat Pindah IKN, Tuai Pro Kontra
Zainudin Amali menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Menpora. Hal itu menyusul dirinya yang terpilih sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
"Saya harus memilih dan saya sampaikan kepada Bapak Presiden, 'Bapak saya akan fokus dan konsentrasi mengurus sepakbola menjadi pengurus PSSI'. Dan itu dipahami beliau dan beliau menyampaikan kepada saya, 'saya izinkan untuk konsentrasi dan fokus kepada sepakbola'," ujar Zainudin Amali di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/2/2023) lalu.
Berita Terkait
-
Gunung Es Rekening Gendut Pegawai Pajak
-
Viral Momen Gemas Iriana Minta Rapikan Rambut Presiden Jokowi
-
Pantun Zulkifli Hasan Buat Ganjar-Erick serta Pujian Jokowi: PAN Sangat, Sangat Jeli..
-
Cek Harga Bahan Pangan di Pasar Tenguyun Jelang Ramadan, Jokowi: Harga Bawang Putih Naik
-
Temui Para Nelayan di Tarakan, Jokowi Terima Keluhan Solar Bersubsidi hingga Peremajaan Alat Tangkap
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari
-
Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini
-
Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan
-
Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri
-
Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran