Suara.com - Dokter Tifa kembali menyoroti pembangunan pemindahan ibu kota negara (IKN) Nusantara ke Penajam, Kalimantan Timur. Ini terkait dengan rencana pemerintah Indonesia yang akan menanggung biaya Aparatur Sipil Negara (ASN) saat pindah IKN.
Melalui akun Twitternya, Dokter Tifa tampak membagikan sebuah tautan berita dari media online. Berita ini memiliki judul yang menyebut bahwa pemerintah akan menanggung biaya anak hingga asisten rumah tangga (ART) para ASN yang pindah ke ibu kota Indonesia baru 2024 mendatang.
Rencana pemerintah itu mendapatkan reaksi 'tawa panjang' dari Dokter Tifa. Diketahui, Dokter Tifa memang selama ini gencar mengkritik pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi, khususnya terkait pemindahan IKN.
"Hahahahahahahahahaha," cuit Dokter Tifa dalam Twitter seperti dikutip Suara.com, Selasa (28/2/2023).
Respons tawa dari Dokter Tifa yang bak sindiran itu pun langsung menuai atensi warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, cuitan dari sosok dokter itu telah mendapatkan ratusan tanda suka.
Warganet juga terpantau berdebat dan memiliki beragam opini yang dikirimkan ke kolom komentar cuitan Dokter Tifa. Ada yang memprotes rencana negara menanggung biaya ART ASN, tetapi juga ada yang membela jika wacana itu dinilai tepat.
"Gaji dokter pelosok Kalimantan aja dirapel? Apalagi ASN dan keluarganya? Membuat iri ASN lainnya di Kalimantan?" sentil wargnaet.
"Di mana lucunya? Saya rasa semua itu konsekuensi logis dari pemindahan (ibu kota negara), semua diperhitungkan, sangat wajar," bela warganet.
"Ternyata ART di IKN lebih dihargai pemerintah daripada dokter PTT dan nakes PTT. Belum lagi bicara bicara tenaga pengajar yang honorer. Tunjangan kerja guru sekalipun penuh persyaratan, harus lulus sertifikasi baru dapat tukin 3 bulan kemudian," kritik warganet.
Baca Juga: IPS: Hijrah Dukungan Relawan Jokowi dari Ganjar ke Prabowo Tak Terbendung
"Coba kalau uang pemindahan ASN, pemindahan ibu kota, semua digunakan untuk subsidi pendidikan dari SD higga kuliah, ah tapi kita cuma bisa berhayal saja," tambah yang lain.
"Bukannya sekarang itu pegawai ASN dan sekeluarga dibiayai negara? Kan namanya gaji," tulis warganet.
"Pensiunan PNS dianggap beban negara, tapi ini kok ART PNS nya dibayar negara, konsep apa ini," timpal lainnya.
"Kenapa tertawa? TNI Polri kalau pindah tugas dikasih biaya mulai kepindahan anak istri, barang-barang rumah tangga, ART, mobil dan motor. Tidak ada yang aneh dengan kebijakan Pak Jokowi," komentar warganet lain.
Adapun rencana pemerintah bakal menanggung biaya pasangan, anak dan ART ASN yang pindah IKN disampaikan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa.
Dalam proses pemindahan, bukan hanya ASN yang akan ditanggung pemerintah. Pemerintah juga akan menanggung pasangan ASN, 2 orang anak dan 1 orang asisten rumah tangga," tulis Suharso dalam laman resmi Instagram @/suharsomonoarfa pada Sabtu (25/2/2023).
Berita Terkait
-
IPS: Hijrah Dukungan Relawan Jokowi dari Ganjar ke Prabowo Tak Terbendung
-
Kaesang Ngakak saat Ditanya Tak Manfaatkan Power Jokowi: Kok Nggak Ikuti Tren, Kamu kan Anak Presiden?
-
Tinjau Kalimantan Industrial Park Indonesia, Jokowi: Masa Depan Indonesia Ada di Sini
-
CEK FAKTA: Ngemplang Pajak Rp 100 Miliar, Jokowi Seret Rafael Alun Trisambodo ke Penjara, Benarkah?
-
Tiba di Kalimantan Utara, Jokowi Bakal Temui Nelayan dan Tinjau Kawasan KIPI
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026