Suara.com - Eko Darmanto telah resmi dipecat sebagau Kepala Kantor Bea Cukai DI Yogyakarta mulau 2 Maret 2023. Pemecatan tersebut merupakan buntut dari aksi pamer kekayaan hingga pesawat Cessna di media sosial pribadinya.
Eko kerap memamerkan gaya hidup mewah melalui akun Instagram miliknya @eko_darmanto_bc. Belakangan akun tersebut sudah dihapus setelah kasus Rafael Alun Trisambodo menjadi sorotan publik.
Namun, sebagian warganet telah berhasil mengabadikan gaya hidup hedon si abdi negara itu.
Pencopotan jabatan Eko Darmanto diumumkan oleh Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa, Nirwala Dwi Heryanto dalam siaran pers pada Jumat (3/3/2023).
"Berdasarkan perintah pimpinan, untuk memudahkan pemeriksaan terhadap Sdr. ED, yang bersangkutan telah dibebastugaskan dari jabatan Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta terhitung mulai tanggal 2 Maret 2023," ujar Nirwala.
Setelah dicopot dari jabatannya, Eko Darmanto juga dijadwalkan menjalani pemeriksaan oleh KPK terkait harta kekayaannya sebesar Rp 6,7 miliar namun sering pamer moge hingga pesawat cessna di media sosial.
Eko dijadwalkan diperiksa KPK pada Selasa, 7 Maret 2023. Seluruh harta kekayaan Eko akan diperiksa sama seperti kasus Rafael Alun Trisambodo.
Sudah Dipecat Masih Digaji?
Meskipun sudah dipecat, ternyata Eko Darmanto masih tetap berstatus sebagai ASN dan mendapatkan gaji beserta tunjangan.
Juru Bicara Kemenkeu Yustinus Prastowo mengatakan status Eko Darmanto masih sebagai seorang abdi negara dan mendapatkan gaji.
"Tetap diberikan (hak sebagai ASN)," kata Yustinus di Kantor Kemenkeu, Kamis (2/3/2023).
Pencopotan Eko dari jabatannya bertujuan untuk memudahkan dalam proses pemeriksaan.
Hal serupa juga dialami oleh Rafael Alun Trisambodo. Meskipun ia dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Bidang Umum DJP Kanwil jakarta Selatan II, Rafael masih mendapatkan gaji dan tunjangan sebagai ASN.
Berbeda dengan Eko, Rafael memilih mengundurkan diri sebagai ASN. Namun permohonan pengunduran diri tersebut ditolak sampai proses pemeriksaan selesai dilakukan terhadap Rafael.
Harta Kekayaan Eko Darmanto
Berita Terkait
-
Usut Harta Pejabat Bea Cukai Yogya, KPK Bakal Korek Kejanggalan Utang Miliaran Eko Darmanto Selasa Depan
-
Nah Lho! Usai Pamer Harta di Medsos, Pejabat Bea Cukai DIY Eko Darmanto Dipanggil KPK Selasa Depan
-
Pencopotan Pegawai Bea Cukai Eko Darmanto Masih Sekadar Ucapan, Prosesnya Panjang
-
Pasca Kasus Eko Darmanto, Kantor Bea Cukai Yogyakarta Belum Tunjuk Pengganti
-
KPK Endus Kejanggalan Harta Pejabat Bea & Cukai Yogyakarta Eko, Harta Tak Banyak Tapi Hutang Mencurigakan!
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
Terkini
-
Kasus Serangan Air Keras Andrie Yunus, Tim Advokasi: Ini Serangan Sistematis
-
Program MBG Libur Saat Lebaran, BGN Klaim Hemat Anggaran Rp5 Triliun
-
Megawati Gelar Open House Lebaran di Kantor PDIP, Beda dari Tahun Sebelumnya! Ada Apa?
-
Keamanan Freeport Bobol: Ke Mana Larinya Anggaran Pengamanan Rp1 Triliun?
-
Menaker Temukan Sopir Bus Hanya Tidur 2 Jam Jelang Mudik, Langsung Dicegah Berangkat
-
Meriah dan Penuh Makna, Perayaan 12 Tahun Suara.com Hadirkan Semangat Kebersamaan di Yogyakarta
-
Serangan AS ke Pulau Kharg, Upaya Trump Matikan Pasokan Minyak Iran
-
BGN Minta Jaksa Duduki Jabatan Inspektorat untuk Awasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Dana MBG Mengalir ke Daerah, BGN Libatkan Intel Kejaksaan Perkuat Pengawasan
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa