Suara.com - Wahyu Kenzo, Crazy Rich Surabaya yang juga founder robot trading Auto Trade Gold (ATG) ditangkap Polresta Malang Kota. Kasus penipuan robot trading ATG ini terungkap saat para korban melapor Bareskrim Polri.
Kepolisian mengatakan kasus penipuan yang dilakukan Wahyu Kenzo itu tergolong kejahatan luar biasa atau extraordinary crime. Simak profil Wahyu Kenzo Crazy Rich Surabaya yang ditangkap polisi karena kasus penipuan robot trading ATG berikut ini.
Profil Wahyu Kenzo
Wahyu Kenzo memiliki nama lengkap Wahyu Saptian Dyfrig. Pria yang kerap dijuluki Crazy Rich Surabaya ini lahir pada 21 Desember 1988.
Sebelum terkenal seperti saat ini, Wahyu Kenzo adalah sosok motivator. Namun setelah terlibat dalam robot trading, namanya kian banyak dikenal oleh beberapa kalangan termasuk para pejabat.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, terlihat Wahyu Kenzo berfoto dengan Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo. Kesuksesannya pun selalu dia bagikan melalui akun media sosial Instagram, seperti pamer mobil mewah. Dia juga dikabarkan menjadi sosok yang humble serta selalu membantu sesama.
Selain founder ATG, Wahyu Kenzo dikenal sangat hobi lelang untuk beramal. Sosoknya juga kerap memenangkan lelang untuk membantu warga yang membutuhkan.
Sosok Wahyu Kenzo pertama kali jadi sorotan setelah dinyatakan sebagai pemenang lelang jersey lengenda Persebaya Mat Halil senilai Rp 130 juta pada tahun 2021 lalu.
Motivasi Wahyu Kenzo sendiri untuk ikut lelang jersey Mat Halil itu adalah untuk memberikan kepedulian terhadap sesama. Pasalnya lelang itu dilakukan Greens Nord untuk penggalangan dana yang disalurkan kepada rakyat terdampak PPKM dan Pandemi Covid 19.
Kasus Penipuan Robot Trading ATG
Wahyu Kenzo kini sudah mendekam di sel tahanan. Sebelumnya sudah banyak laporan yang masuk ke meja kepolisian terkait dugaan penipuan yang dilakukan oleh Wahyu Kenzo yang dikelola oleh PT. Pansaky Berdikari Bersama.
Kasus penipuan ini sendiri telah dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri. Sebanyak 141 investor menjadi korban dengan total kerugian mencapai lebih dari Rp 15 miliar.
Kronologi penangkapan Wahyu Kenzo akan dijelaskan dalam konferensi pers di Polda Jawa Timur pada hari ini, Rabu (8/3/2023) pukul 13.00 WIB. Dia ditangkap di Kota Malang beberapa waktu lalu.
Sejak ditangkap Wahyu Kenzo langsung ditahan di Polresta Malang Kota.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Siapa Wahyu Kenzo, Crazy Rich Surabaya Ditangkap Kasus Robot Trading ATG Hingga Dikenal Dekat Dengan Ketua MPR
-
Begini Cara Foreximf Edukasi Masyarakat Tentang Dunia Trading Forex
-
Ingin Mulai Investasi lewat Foreign Exchange? Simak Tips Aman Berikut Ini
-
Bareskrim Polri Sita Aset Senilai Rp1,2 Triliun dari Tersangka Kasus Robot Trading Net89
-
Skandal 116 Triliun KSP Indosurya, Ada Dugaan Artis Ikut Terlibat
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Revisi Aturan Outsourcing, Wamenaker Jamin Tak Ganggu Iklim Investasi
-
Mahasiswa Kembali Geruduk DPR, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Merah Putih
-
Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!
-
Dari Ulat di Sayuran hingga Korupsi, Warga Ini Tetap Kukuh MBG Harus Jalan
-
Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi
-
Sekelompok Warga Jakarta Gelar Aksi Dukung MBG: Program Harus Lanjut, Koruptor Wajib Ditangkap
-
Dunia Pelototi Kasus Pembunuhan Jurnalis Rico Pasaribu: Investigasi Bongkar Kejanggalan Serius
-
DPRD DKI Gelar Rapat Paripurna HUT ke-499 Kota Jakarta
-
Polemik Ijazah Jokowi Dinilai Memperkeruh Situasi Nasional, Komunikasi Presiden Ikut Tersorot
-
PKB Heran Jokowi Mendadak Lempar Wacana Prabowo-Gibran 2 Periode: Kemajon!