LINIMASA - Kebiasaan belanja online memang memberikan kemudahan dalam transaksi jual beli. Lonjakan belanja online mengalami kenaikan saat dunia diserang pandemi Covid-19.
Selagi bisa berbelanja dari rumah, kenapa kamu harus repot-repot pergi ke mall atau swalayan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Narasi itu yang kemudian populer saat pandemi mulai menerjang. Tagar di rumah aja menguatkan asumsi kalau belanja akan lebih praktis hanya dengan menggulirkan layar ponsel pintar lalu memiliki kebutuhan dan melakukan transaksi.
Setelah beberapa waktu, barang idaman kamu akan sampai ke rumah tanpa kamu harus datang langsung ke penjualnnya.
Namun, berdasarkan lapran The New York Time baru-baru ini, belanja daring ternyata berkontribusi terhadap lonjakan kematian ikan paus. Loh kok bisa? Yup, simak pembahasan selengkapnya di bawah ini.
Sejak awal Desember 2022, 23 ekor paus ditemukan mati di sepanjang Pantai Timur, Amerika Serikat. Berdasarkan data Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA), kematian mamalia raksasa tersebut disebabkan oleh banyak faktor baik itu masalah lingkungan ataupun campur tangan manusia.
NOAA menemukan pola kematian yang tidak biasa di antara populasi paus bungkuk (Megaptera novaeangliae) di Pantai Atlantik sejak 2016.
Lonjakan kematian paus baru-baru ini sangat memprihatinkan. Tidak hanya bagi paus bukuk saja, melainkan paus minke, dan paus kanan Atlantik Utara yang menyandang status terancam punah.
Hal itu mendorong NOAA untuk mengatasi krisis terkait kematian spesies ikan paus tersebut. Direktur urusan publik NOAA, Lauren Gaches menyebutkan perubahan iklim menjadi salah satu indikator yang membuat sejumlah paus tersebut meregang nyawa.
Baca Juga: Uang Saku Dijamin Aman, Ini Langkah Mudah Ganti Oli Motor Sendiri di Rumah Tanpa Harus ke Bengkel
Pemanasan lautan menyebabkan ikan raksasa tersebut bergerak lebih dekat ke pantai karena sumber makanannya--ikan-ikan kecil, mendekati area pantai akibat perubahan iklim.
"Kami melihat banyak spesies laut beradaptasi dengan pindah ke daerah baru di mana kondisinya lebih menguntungkan," kata Gaches.
"Mengubah distribusi mangsa berdampak pada spesies laut yang lebih besar dan bergantung pada mereka. Ini dapat menyebabkan peningkatan interaksi dengan manusia karena beberapa paus bergerak lebih dekat ke habitat dekat pantai," tambahnya.
Masalah baru muncul, di mana saat paus mendekat ke perairan dangkal di dekat pantai untuk mencari mangsa, maka ia secara tidak langsung mendekati ajalnya karena area tersebut merupakan jalur kapal kargo.
Lalu lintas kapal kargo menunjukan angka yang semakin banyak selama tiga tahun terakhir. Kenaikan tersebut karena meningkatnya belanja online.
Fenomena belanja online mulai mengalami lonjakan sejak dimulainya pandemi Covid-19. Kapal kargo yang bertugas mengangkut barang-barang yang dipesan secara daring melintasi Atlantik ke Pelabuhan New York dan New Jersey.
Berita Terkait
-
Populasi China Susut 850 Ribu Jadi 1,41 Miliar, Berpotensi Disalip India
-
Sektor Ini Tahan Banting Diterjang Resesi, Apa Penyebabnya?
-
Jangan Sampai Tertipu! Ini 5 Tips Belanja Online agar Aman dan Gak Kecewa
-
Sering Belanja Online, Begini Tips Agar Data Pribadi Tak Disalahgunakan
-
Pandemi Mereda, Jumlah Kunjungan di Mal Meningkat hingga 90 Persen
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Wacana '98 Jilid 2' Mengemuka, Pakar Sebut Situasi Belum Selevel Reformasi
-
Labubu hingga Hirono Kini Hadir di Medan, Pop Mart Buka Store Pertama di Sumatera
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday Juni 2026: Jangan Anggap Mudah
-
Selebgram Wasmah Syirin Akui Jadi Korban KDRT, Sebut Proses Cerai Dipersulit Suami
-
Sering Dipingpong Antarinstansi, Banyak Korban Kekerasan Akhirnya Pilih Stop Mengadu
-
Desire Doue dan Guela Doue: Adik dan Kakak yang Membela Timnas Berbeda di Piala Dunia 2026
-
Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
-
Sony Sonjaya Bakal Bongkar Nama-Nama Besar 'Pemain' MBG, LPSK Siap Beri Perlindungan
-
Intrik Istana & Lahirnya Detektif: Review Light Novel Apothecary Diaries
-
Avenger 220 Motor Cruiser Bertampang ala Harley-Davidson, Harga Mirip Scoopy dan Fazzio