Suara.com - Atasya Yasmine, anak Andhi Pramono Kepala Bea Cukai Makassar kini kadung menerima cap negatif dari publik. Sebab anak dari sosok pejabat publik tersebut gemar memamerkan harta kekayaan di media sosial.
Perilaku glamor Atasya juga membuat sang ayah juga turut dipanggil oleh KPK menyusul rekan-rekannya di Kemenkeu seperti Rafael Alun Trisambodo.
"Kami akan lakukan pemeriksaan LHKPN, kita klarifikasi terhadap saudara Andhi Pramono, mungkin minggu depan kami undang," kata Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (8/7/2023).
Anak Andhi Pramono ternyata kuliah double degree di luar negeri
Siapa sankga, Atasya Yasmine ternyata merupakan anak yang cemerlang meski punya hobi bak sultan dan membuat sang ayah bermasalah dengan KPK.
Adapun Atasya ternyata kini mengambil kuliah double degree alias sarjana ganda di luar negeri.
Perempuan yang gemar pamer OOTD barang-barang mewah tersebut kuliah di dua perguruan tinggi sekaligus.
Atasya merupakan mahasiswi Universitas Indonesia dan mengambil jurusan manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.
Tak hanya itu, ia juga mengambil kuliah di University of Melbourne, Australia.
Baca Juga: Satu Per Satu Perusahaan BUMN Larang Pegawai dan Keluarga Tampilkan Kemewahan di Medsos!
Ketua Program Kelas Khusus Internasional (KKI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI Isfandiarni turut membenarkan hal tersebut. Isfandiarni dalam keterangan resminya pada Kamis (9/3/2023) mengungkap Atasya mengambil program KKI dan berkesempatan untuk belajar di Negeri Kangguru.
Isfandiarni juga mengungkap bahwa Atasya tak lama lagi akan lulus dan mendapatkan gelar sarjana.
Pertama, Atasya akan menjalani wisuda di Melbourne, kemudian disusul dengan wisuda di UI yang rencananya akan digelar September mendatang.
Indek Prestasi Kumulatif (IPK) yang diperoleh Atasya juga cukup baik, yakni 3,2. Atasya juga fasih berbahasa Inggris lantaran Melbourne University mengharuskan mahasiswa asing memiliki nilai IELTS sebesar 6,5.
Terkait dengan kasus yang menimpa ayah Atasya, pihak kampus tak mengambil pusing dan tidak ingin mencampuri isu tersebut.
Atasya disorot gegara gemar flexing
Berita Terkait
-
Profil Sudarman Harja Saputra Kepala BPN Jakarta Timur, Istrinya Kerap Flexing
-
Terungkap! Rafael Miliki Uang Puluhan Miliar yang Disimpan di Safe Deposit Box Bank
-
Adu Kekayaan Rafael Alun vs Eko Darmanto vs Andhi Pramono: Sama-sama Dikuliti PPATK
-
Diduga Capai Puluhan Miliar, PPATK Akui Rafael Alun Simpan Uang di Safe Deposit Box Bank BUMN
-
Fantastis! Transaksi Keuangan Pejabat Bea Cukai Andhi Pramono Saling Salip Dengan Rafael Alun
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Target 4 Tahun Jadi 1,5 Tahun, DPR Puji Kecepatan Mentan Amran Wujudkan Swasembada Beras!
-
Oknum Hakim Terseret Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Diduga Masuk Struktur Yayasan
-
25 Perjalanan KA Jarak Jauh Dibatalkan Pasca Kecelakaan, Ini Daftar Lengkapnya
-
Perjalanan Kereta di Stasiun Gambir dan Senen Dibatalkan Imbas Kecelakaan di Bekasi
-
KAI: 4 Penumpang Tewas dan 79 Luka-Luka Imbas Tragedi Stasiun Bekasi Timur
-
Dudung Jadi KSP-Qodari Pimpin Bakom, DPR: Hak Prerogatif Presiden Sesuai Kapabilitas
-
Kapal Mewah Rp8 T Milik Taipan Rusia Tembus Blokade Hormuz, AS Gak Berani Nyerang
-
Berteman dengan George W Bush, Megawati Cerita saat Menolak Serangan AS Terhadap Irak
-
Kasus Daycare Little Aresha: Polisi Dalami Dugaan Pemberian Obat Penenang dan Kekerasan Seksual!
-
Sejajarkan Andrie Yunus dengan Marsinah, Dongker Bakal Abadikan Kasus Kekerasan Aparat dalam Lagu