Suara.com - Kepala Badan Pertanahan Jakarta Timur, Sudarman Harja Saputra kini tengah menerima panggilan untuk menghadap Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Sebelumnya, Sudarman dan istrinya, Vidya Piscarista menjadi bulan-bulanan publik lantaran kedapatan gemar flexing alias pamer harta kekayaan. Bahkan Vidya sempat diterpa amarah publik gegara mengunggah potret dirinya menaiki pesawat kelas satu bersama anaknya.
Kini Kementerian ATR/BPN menjawab riuh di tengah publik tersebut dengan meminta Sudarman untuk menghadap langsung dan memberikan penjelasan akan gaya hidupnya.
Berkaca dari panggilan tersebut, publik kini bertanya-tanya akan nasib Sudarman kedepannya yang kemungkinan akan bernasib sama seperti Rafael Alun Trisambodo yang keluarganya juga kedapatan flexing usai ramai berita soal anaknya yang menghajar seorang petinggi organisasi keagamaan.
Kementerian ATR/BPN minta klarifikasi Sudarman
Panggilan yang dilayangkan kepada Sudarman oleh Kementerian ATR BPN ditujukan agar Kepala BPN Jaktim tersebut memberikan klarifikasi atas kehidupan bak sultannya yang menuai amarah publik.
"Bapak Menteri ATR/Kepala BPN sudah memberi arahan internal agar Inspektur Jenderal dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta memanggil yang bersangkutan untuk selanjutnya dimintai klarifikasi," ujar Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Kementerian ATR/BPN Yulia Jaya Nirmawati melalui siaran resminya di Jakarta, Jumat.
Bahkan Yulia mengungkap sosok Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto telah menerima laporan akan gaya hidup Sudarman yang serba mewah dan akan menindaklanjuti sosok Kepala BPN Jaktim itu.
Yulia mengungkap Hadi Tjahjanto akan mendukung segala aspek hukum yang dilakukan oleh pihak berwenang sebagai upaya tindaklanjut terhadap Sudarman.
Baca Juga: Membongkar Asal-usul Uang Rp 37 Miliar Di Deposit Box Rafael Alun
"Kami mendukung dan siap berkoordinasi dengan pihak berwenang terkait," katanya.
Jika ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh Sudarman dan telah terbukti secara konkret, maka tak segan-segan Hadi akan mengambil langkah drastis.
Yulia juga menyebutkan bahwa sang Menteri ATR/BPN telah jauh hari mewanti-wanti agar pejabatnya meninggalkan hobi pamer kemewahan.
"Dalam pembukaan Rakernas tanggal 7 Maret, Bapak Menteri sudah menegaskan arahan Bapak Presiden bahwa tindakan pamer kekuasaan dan kekayaan adalah tindakan yang tidak pantas dilakukan. Semoga hal ini benar-benar diperhatikan," ujar Yulia.
Istri Sudarman Ketahuan Flexing
Sorotan khusus terhadap Sudarman disinyalir bermula ketika sang istri mengunggah sebuah foto sedang menikmati layanan pesawat terbang kelas satu.
Berita Terkait
-
Fakta Temuan Bombastis Sri Mulyani: 964 PNS Kemenkeu Punya Harta Tak Wajar,16 Dikasuskan
-
Membongkar Asal-usul Uang Rp 37 Miliar Di Deposit Box Rafael Alun
-
Rafael Alun, Manusia Setengah Triliun
-
Putri Iis Dahlia Komentari Gaya Pakaian Anak Kepala Bea Cukai Makassar yang Penuh Logo: Kayak Manekin
-
Harga Tas Istri Kepala BPN Jaktim Sudarman Harja Saputra Lebih Mahal dari Rumah KPR
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Bima Arya Tekankan Efisiensi dan Sinergi sebagai Motor Penggerak Ekonomi Daerah
-
Gus Ipul Usul Perluasan Bansos untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
-
Ketum TP PKK Tekankan Peran Strategis PKK dan Posyandu di Papua Selatan
-
KAI Refund 4.878 Tiket Imbas Kecelakaan di Bekasi, Jamin Ganti Rugi 100 Persen
-
Forum PWNU Desak PBNU Gelar Muktamar Paling Lambat Agustus 2026, Ini Alasannya
-
Pusdokkes Polri Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Alami Multipel Trauma Parah
-
Buku Kriminalisasi Kebijakan Ungkap Bahaya Pasal Karet UU Tipikor: Bisa Picu Krisis Kepemimpinan
-
Penanganan Sampah jadi Prioritas Nasional, Prabowo Optimis Banyumas Capai Target Zero Waste to Money
-
Dari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai Ekonomi
-
Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini