Suara.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Kabarnya Pratikno tengah mengalami sakit sendi.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan kalau Pratikno masih dalam kondisi segar dan bugar. Akan tetapi, ia perlu dirawat di rumah sakit untuk melakukan kontrol karena kakinya terasa sakit.
"Pak Mensesneg Pak Pratikno kondisinya segar bugar, tapi kaki sakit untuk berdiri. Perlu di RS untuk dipantau penyebab sakit di sendi," kata Bey saat dikonfirmasi, Senin (13/3/2023).
Oleh sebab itu, Bey menyebut kalau Pratikno masih bisa mengerjakan tugasnya sebagai menteri.
"Makanya beliau tetap bisa bekerja," tegasnya.
Pihaknya juga senantiasa melaporkan kegiatan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang tengah melakukan kunjungan kerja di Bali kepada Pratikno.
"Saya juga dari Bali terus berkomunikasi untuk melaporkan kegiatan dengan Pak Pratikno," ucapnya.
Berita Terkait
-
Panglima Rotasi Pangdam Jaya dan Pangdam Iskandar Muda, Termasuk Danrem 163/WSA Denpasar
-
Jokowi: Gara-Gara 2 Juta WNI 'Kabur' Berobat ke Luar Negeri, 165 Triliun Devisa Hilang
-
Resmi, Zainudin Amali Serahkan Surat Mundur sebagai Menpora, Senin Ketemu Jokowi
-
Ditanya Soal Reshuffle Menteri, Mensesneg: Bisa Bulan Ini, Bisa Bulan Depan
-
Pemantauan Kesehatan Mendalam, Lukas Enembe Kembali Dirawat di RSPAD
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam