Suara.com - Aparat kepolisian menangkap semua pelaku yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap seorang remaja putri di Cilincing, Jakarta Utara yang belakangan viral di media sosial (medsos).
Kanit Reskrim Polsek Cilincing AKP Alex Chandra mengonfirmasi penangkapan tersebut.
"Semua pelaku berhasil diamankan," ujarnya pada Rabu (15/3/2023).
Alex menyampaikan, para pelaku kini sudah dibawa ke Polres Metro Jakarta Utara. Alex tidak menyampaikan secara rinci berapa pelaku yang sudah ditangkap.
"Ditangani di Polres, di Polres datanya," ungkapnya.
Sebelumnya, sebuah video yang menampilkan seorang remaja putri dianiaya oleh sekelompok orang di Cilincing, Jakarta Utara, viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @jakut_update, tampak remaja putri yang menjadi korban penganiayaan menggunakan jilbab. Dalam video, korban tampak dipukul berkali-kali oleh sejumlah pelaku.
Terdengar pula suara rintihan minta tolong dari korban saat dianaya. Namun, rintihan itu tak digubri, para pelaku tetap menganiaya korban.
"Udah sakit, sakit tolong," kata korban dalam video.
Baca Juga: Polisi Perpanjang Masa Penahanan Mario Dandy Cs!
Kanit Reskrim Polsek Cilincing, AKP Alex Chandra membenarkan adanya peristiwa tersebut. Alex mengatakan korban sudah membuat laporan di Polres Metro Jakarta Utara.
"Sudah ditangani Polres itu, masih pemeriksaan saksi. Jadi saya dapat itu kemudian melakukan pengecekan, ternyata korban sudah melapor ke Polres," kata Alex saat dikonfirmasi, Rabu (15/3/2023).
Alex sendiri tidak mengetahui secara detail bagaimana kronologi penganiayaan tersebut.
"Cuma materinya seperti apa kita enggak paham," ujar Alex.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Karya Pakai Jiwa Kalah Cepat dengan AI yang Tak Punya Nyawa
-
KNPB Minta Konflik Papua Dimediasi Negara Lain: Indonesia Harus Buka Diri
-
Bukan Sekadar Daur Ulang, Bagaimana Uni Eropa Ubah Industri Elektronik agar Lebih Ramah Lingkungan?
-
Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon dan Cicilan 24 Bulan di Saturdays, Begini Cara Klaimnya
-
5 Keunggulan Smartwatch yang Tahan Air untuk Aktivitas Harian
-
Urgensi Kehadiran Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
-
SBY Soroti Pidato Prabowo, Sebut Presiden Punya Target yang Ambisius
-
Singapura Keluarkan Peringatan Warganya Jadi Korban Asap Kebakaran Hutan Kalimantan dan Sumatera
-
4 Pilihan HP Redmi Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera 108 MP hingga Baterai 7.000 mAh
-
Tolak Narasi Pigai, KNPB: Papua Punya Hak Merdeka Sesuai Prinsip Menentukan Nasib Sendiri!