Suara.com - Seorang pemotor tewas di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, tepatnya di depan Hotel 1001. Saat itu pengendara motor Honda Scoopy berwarna merah dengan plat nomor B 4994 UAZ tewas dengan luka di bagian kepala.
Peristiwa ini viral di sosial media. Salah satu akun yang mengunggahnya yakni @infopriok.
“Terjadi laka lantas, di Kota Tua, Jakarta Barat. Menurut info korban terjatuh terkena lubang,” tulis akun tersebut, dikutip Rabu (15/3/2023).
Sementara itu, salah seorang pengawal ambulance Zalida Tsalat mengatakan ia tidak mengetahui persis soal penyebab jatuhnya korban yang diketahui bernama Desi.
Hal itu lantaran saat ia datang, Desi sudah tergeletak tewas di aspal. Ia hanya mengatakan jika saat itu ia melihat korban tewas akibat luka di bagian kepala.
“Saya lihat dia emang sudah jatuh. Udah kejadian. Kayanya luka dibagian kepala,” ungkapnya.
Zalida juga menyebut jika korban tewas dalam kecelakaan tunggal ini, tinggal di Jalan Pepaya 7, Semper Barat Jakarta Utara.
Jurnalis Suara.com telah berupaya menghubungi Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Agus Suwito untuk mengkonfirmasi kejadian ini.
Namun hingga berita ini dimuat, Agus masih saja bungkam meski telah dihubungi berulang kali.
Baca Juga: Brakkk! Pemotor Remaja Tewas Tabrak Truk Pengaduk Semen Di Cakung
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Innalillahi! Lesti Kejora Mendadak Meninggal Dunia Usai Alami Kecelakaan Tadi Pagi?
-
Upaya Jasa Raharja Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas
-
Brakkk! Pemotor Remaja Tewas Tabrak Truk Pengaduk Semen Di Cakung
-
Cinta Kuya Kecelakaan Mobil di Amerika, Astrid: Kejadiannya Begini
-
Pegang janji, Sejak 2013 Ahmad Dhani Masih Biayai Hidup Keluarga Korban Tabrakan Dul Jaelani
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar