Suara.com - Seorang pria bernisial SRS (45) tewas usai ditusuk oleh rekannya sendiri yang sama-sama tukang parkir berinisial HR, pada Kamis (16/3/2023).
Adapun peristiwa ini terjadi di Pasar Tasik, di Jalan Jatibaru Raya, Petojo Selatan, Gambir Jakarta Pusat sekira pukul 10.00 WIB.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Komafudin mengatakan kejadian ini berawal saat korban dikejar oleh pelaku dari belakang Pasar Tasik. Kemudian saat di lokasi, pelaku langsung menusuk korban menggunakan pisau.
"Pelaku melarikan diri keluar pasar. Korban langsung dibawa ke RS Tarakan Gambir dan korban meninggal dunia saat di RSUD Tarakan," kata Komarudin, saat dikonfirmasi, Kamis.
Dari hasil pemeriksaan tim dokter, korban mengalami empat luka tusukan. Dua luka tusuk berada di bagian perut.
"Satu luka tusukan dibagian dada dan satu luka tusukan di pinggang bagian belakang," ungkapnya.
Komarudin mengatakan hingga saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Berdasarkan keterangan dari saksi yang ada di lapangan, antara korban dan pelaku sama-sama tukang parkir.
"Motifnya masih kita dalami, pelaku masih kita buru. Menurut saksi di TKP seperti itu (pelaku juru parkir)," tutupnya.
Baca Juga: Pelaku Bebas, Band Radja Minta Perlindungan Usai Diancam Mau Dibunuh Saat Konser di Malaysia
Berita Terkait
-
Fakta Sadis Pembunuhan PSK 'Pink Gemoy' Di Cimahi: Diperkosa Lalu Dibunuh Di Kandang Ayam, Harta Dirampas
-
Band Radja Diancam Mau Dibunuh Usai Manggung di Malaysia, Begini Kronologinya
-
Kronologi Band Radja Disekap Hingga Diancam Mau Dibunuh Usai Konser di Malaysia
-
Pelaku Bebas, Band Radja Minta Perlindungan Usai Diancam Mau Dibunuh Saat Konser di Malaysia
-
Disekap hingga Mau Dibunuh di Johor Malaysia, Band Radja Akui Rasakan Trauma!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara