Suara.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Maluku memburu pelaku kekerasan seksual di Banda Neira, Maluku Tengah.
“Iya saat ini kami tengah melakukan pencarian terhadap pelaku pemerkosaan tersebut,” kata Direktur Kriminal Umum Polda Maluku Kombes Andri Iskandar, di Ambon, Selasa (21/3/2023).
Andri juga mengimbau kepada masyarakat agar dapat segera melaporkan ke pihak kepolisian apabila melihat pelaku atau menemukannya.
“Imbauan seperti ini juga telah dilakukan Polsek Banda Neira,” ujarnya.
Diberitakan, seorang ibu rumah tangga di Banda Neira, Maluku Tengah, tewas diperkosa oknum pegawai kontrak PLN Banda inisial MR (30).
Dari informasi yang dihimpun, korban diperkosa di rumahnya di salah satu desa di Pulau Neira, Kecamatan Banda, Malteng, Maluku, Senin (20/3).
Korban, NA (30) mengalami pendarahan hebat hingga tidak sadarkan diri usai mengalami kekerasan seksual dari pelaku. Korban sempat dilarikan ke RSUD Banda untuk mendapat penanganan medis, namun sekitar pukul 23.00 WIT, nyawanya tak tertolong.
Kapolres Maluku Tengah AKBP Dax Manuputty membenarkan peristiwa tersebut.
Polisi sudah mengantongi identitas pelaku berinisial MR dan saat ini masih dalam pengejaran.
Baca Juga: 5 Spot Terindah di Pulau Banda Neira yang Wajib Dikunjungi, Bikin Takjub Banget!
"Sementara masih dicari dulu pelakunya, lari dia (pelaku kabur), sementara masih ditangani sama Polsek. Kita upayakan secepatnya," kata Dax.
Dax mengimbau agar persoalan ini diserahkan ke penegak hukum. "Kita imbau jangan main hakim sendiri, serahkan pada hukum, diproses sesuai aturan hukum," ucapnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan
-
Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya
-
Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?
-
Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion
-
Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo
-
Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban
-
Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya
-
Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba