Puluhan remaja saat dini hari terlibat perang sarung, saling kejar dan pukul. Warga sekitar sampai dibuat resah.
Di Tangerang, dilaporkan seorang lelaki terluka akibat sabetan senjata tajam di Jalan Raya Cisauk, Desa Nengnong, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang pada Selasa (28/3) dini hari. Menurut polisi pria berinisial NH itu merupakan salah satu peserta keributan perang sarung.
Belakangan, pelaku pembacokan terhadap NH disebut telah ditangkap polisi. Di mana ada tiga orang yang diamankan polisi terkait insiden perang sarung tersebut.
Fenomena perang sarung sudah menyebar ke berbagai daerah. Mirisnya, tak ada satu pun aksi perang sarung yang benar-benar murni hanya permainan.
Di sekitar Ibu Kota Jakarta, polisi dibuat sibuk ke sana ke mari gegara ulah remaja yang hendak perang sarung.
Polsek Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, baru-baru ini mengamankan 18 remaja yang diduga akan melakukan aksi perang sarung jelang sahur.
Kapolsek Pasar Kemis, Kompol Maryadi mengungkapkan, para remaja itu hendak perang sarung di depan Masjid Al Islah Perum Taman Walet Blok C, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang pada Sabtu (25/3/2023) pukul 01.30 WIB.
"Diamankan sekelompok anak-anak yang berjumlah kurang lebih 18 anak," ujar Maryadi, Senin (28/3/2023).
Dari tangan para remaja itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain yakni sejumlah sarung yang diikat untuk menjadi senjata.
Sehari sebelumnya, dua remaja laki-laki berinisial MIS (13) dan DBRS (13) ditangkap karena diduga terlibat dalam aksi tawuran di Jalan Sarbini 1, Makasar, Jakarta Timur, pada Jumat (24/3/2023) pukul 20.00 WIB.
Baca Juga: Perang Sarung Marak di Masa Ramadan, Bupati Sleman: Saya Minta Pihak Berwajib Tindak Tegas
Dari tangan dua remaja itu, polisi menyita barang bukti sarung yang hendak digunakan sebagai senjata.
Kanit Reskrim Polsek Makasar Iptu Mochamad Zen menjelaskan, tawuran dibungkus aksi perang sarung ini ketahuan saat polisi tengah melaksanakan patroli di kawasan Jalan Sarbini. Namun, terlihat sejumlah remaja yang sedang melakukan tawuran lalu berhamburan melarikan diri.
Beberapa remaja bisa diamankan dan digelandang ke Mapolsek Makasar, Jakarta Timur. Dari hasil keterangan para remaja itu, dua kelompok remaja sebelumnya sudah membuat janji melalui Instagram dan WhatsApp untuk melakukan perang sarung.
Memakan Korban Jiwa
Yang memilukan adalah peristiwa perang sarung di Palmerah, Jakarta Barat pada Kamis (23/3/2023) lalu. Seorang pria berinisial MJ (29) tewas di tempat usai terkena sabetan senjata tajam di bagian bawah ketiaknya.
Aksi perang sarung itu tepatnya terjadi jelang sahur di kawasan Pasar Gili, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (23/3/2023) lalu.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes M Syahduddi mengatakan, motif pembacokan adalah pelaku yang tidak terima karena ditangkap oleh korban saat bentrokan.
"Saat kejadian korban mencoba menangkap pelaku L alias Keling. Kemudian datang pelaku U alias Ubay langsung menyabet korban dengan celurit," kata Syahduddi dalam keterangannya di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (28/3/2023).
Menurut Syahduddi, pelaku L dan U memiliki peran yang berbeda. Pelaku U merupakan eksekutor pembacokan.
Sedangkan pelaku L sekadar terlibat dalam aksi tawuran. Adapun pelaku L, masih dalam kategori anak di bawah umur karena masih berusia 18 tahun.
Tag
Berita Terkait
-
Perang Sarung Marak di Masa Ramadan, Bupati Sleman: Saya Minta Pihak Berwajib Tindak Tegas
-
SADIS! Usai Cabut Nyawa Lawannya Saat Perang Sarung Pakai Celurit, Tersangka Habiskan Waktu di Apartemen Pacarnya di Cengkareng
-
Perang Sarung Selalu Jadi Sorotan saat Ramadhan, KPAI Minta Iklan Produk Sarung Aktif Kampanyekan Tanpa Kekerasan
-
Polres Metro Jakarta Barat Ringkus Pelaku Perang Sarung yang Timbulkan Korban Jiwa
-
Bunuh Lawannya saat Perang Sarung, Tersangka U Sempat Ngumpet di Apartemen Pacarnya di Cengkareng
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi
-
Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga
-
Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya
-
KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'
-
Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!
-
Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi
-
Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik
-
Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan
-
Guntur Romli Sebut Safari Politik Jokowi Demi Gibran di 2029