Suara.com - Indonesia yang awalnya menjadi tuan rumah pagelaran Piala Dunia U-20 diisukan akan diganti oleh Argentina. Sederet faktor Argentina dianggap layak sebagai tuan rumah yang baru pun disoroti.
Hingga kini, terdapat beberapa negara pengganti Indonesia yang menjadi pilihan. Negara tersebut yakni Qatar, Argentina, dan Peru.
FIFA yang mengumumkan pembatalan drawing Piala Dunia U-20 itu pun menjadi sorotan dunia. Negara lain yakni Argentina pun menawarkan diri sebagai pengganti.
Berkenaan dengan hal tersebut, berikut beberapa alasan Argentina paling cocok jadi pengganti Indonesia sebagai tuan rumah piala dunia U-20 dibanding Peru dan Qatar.
1. Qatar Sudah Menggelar Piala Dunia 2022
Meskipun infrastrukturnya siap, tetapi posisi tuan rumah juga perlu disandang negara lain yang memiliki infrastruktur yang memadai. Oleh sebab itu, Argentina pun menawarkan diri.
2. Qatar dan Israel Tidak Memiliki Hubungan yang Bagus
Kedua negara ini tidak memiliki hubungan yang baik. Alasan ini mampu menghambat Qatar yang mungkin akan berakhir sama dengan Indonesia.
3. Peru Tidak Ingin Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17
Baca Juga: Jokowi Tunggu Erick Thohir Pulang untuk Bicarakan Potensi Sanksi dari FIFA
Peru sudah ditetapkan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17. Oleh sebab itu, kesempatan menjadi pagelaran piala dunia pun cocok diberikan kepada Argentina.
4. Infrastruktur Peru Belum Memadai karena Perekonomiannya
Peru belum memiliki infrastruktur yang memadai. Pasalnya Peru hanya menunjuk satu kota dalam menggelar Piala Dunia U-17 2023. Selain itu, penerangan di Stadion untuk pertandingan malam belum memadai dan rumput yang digunakan masih berupa rumput sintetis.
5. Infrastruktur Argentina Siap
Argentina pernah menjadi lokasi turnamen yang sama pada tahun 2001. Argentina bahkan turut menggelar Copa America 2011. Oleh sebab itu, infrastrukturnya sudah memadai.
6. Animo Suporter yang Baik
Berita Terkait
-
Pemain Timnas Indonesia U-20 Kenakan Pita Hitam di Lengan Kiri, Ganjar Pranowo Kembali Disentil Netizen
-
Jokowi Tunggu Erick Thohir Pulang untuk Bicarakan Potensi Sanksi dari FIFA
-
Endus Putusan FIFA Berbau Politis, Fahri Hamzah Desak Pemerintah Kasak-kusuk di Balik Batalnya Piala Dunia U-20 di RI
-
Jokowi Jawab Soal Ganjar dan Koster Tolak Timnas Israel di Piala Dunia U-20: Ini Kan Negara Demokrasi
-
3 Alasan Indonesia Bisa Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil
-
Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya