Suara.com - Anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan, Johan Budi SP buka suara ihwal namanya yang dicatut sebagai fans berat JKT48, bahkan diduga sampai memberikan hadiah kepada salah satu personel, yakni Greesella Adhalia alias Greesel.
Johan Budi meluruskan ia tidak tahu menahu ihwal JKT48, terlebih mengenai hadiah yang mengatasnamakan dirinya. Klarifikasi ini ia sampaikan di sela-sela rapat Komisi III dengan PPATK dan Ketua Komite TPPU Mahfud MD perihal transaksi Rp 349 triliun.
Ia mengaku mendapat rundungan di media sosial gegara persoalan namanya dicatut dalam hadiah untik personel JKT48.
"Saya juga di-bully juga Pak Mahfud di media sosial. Saya di-bully juga pak. Bahkan diisukan mengirim gift ke JKT48 coba," kata Budi, Selasa (11/4/2023).
Padahal, ia menegaskan tidak tahu menahu mengenai JKT48 itu sendiri.
"JKT48 saya saja enggak tahu itu," kata Johan Budi.
Viral
Sebelumnya, nama dua politisi PDIP Johan Budi dan Bambang Pacul menjadi sorotan warganet karena diduga sebagai fans berat JKT48. Pasalnya nama dua orang politisi ini diunggah di Insta Story Instagram @JKT48.greesel, salah satu personel JKT48.
Postingan ini ramai menjadi perbincangan warganet setelah diabadikan dalam tangkapan layar oleh netizen dengan akun Twitter @_futarisaison pada Minggu, (2/04).
Baca Juga: Mimpi PDIP Sejak Awal Bikin Kerja Sama Akbar Parpol, Disampaikan Lewat Safari Politik Puan
Pada foto tersebut ada tanda terima dari pihak Operation Team JKT48 atas pemberian hadiah atau gift dari fans JKT48 ke Greesel.
“Terima kasih banyak giftnya kakak,” tulis Greesel.
Hal yang menarik pada keterangan nama itu tertulis nama Johan Budi dan juga Bambang Pacul. Walau hingga kini belum jelas apakah yang dimaksud adalah dua orang anggota DPR dari Partai PDIP.
Sementara itu @_futarisaison mengaku postingan itu di-like oleh orang partai. Dia jadi khawatir, “Di-like orang partai,” tulisnya dengan emotikon menangis.
Tetapi warganet mengaku cukup terhibur dengan postingan ini. Mereka pun mengaku penasaran apakah benar Johan Budi dan Bambang Pacul adalah fans berat JKT48">Greesel JKT48?
"Gw kira editan lu, pas cek IGnya ternyata beneran ," ucap @ijulxxx.
Berita Terkait
-
Mimpi PDIP Sejak Awal Bikin Kerja Sama Akbar Parpol, Disampaikan Lewat Safari Politik Puan
-
Ogah Dicap Sombong, PDIP Klaim Tak Patok Syarat Capres jika Gabung Koalisi Besar
-
Klaim Sudah Bicara dengan Puan Soal Koalisi Besar, Prabowo Isyarakatkan Bakal Bertemu dengan PDIP
-
CEK FAKTA: PDIP Blitar Dukung Anies Baswedan Jadi Presiden 2024, Benarkah?
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Pura-pura Jadi Kurir Ekspedisi, Dua Pengedar Narkoba di Tangerang Tak Berkutik Diciduk Polisi
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Minta Bos Maktour Tetap di Indonesia
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag
-
KPK Endus Peran Kesthuri Jadi Pengepul Uang Travel Haji untuk Pejabat Kemenag
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?
-
Viral! Trotoar di Koja Dibongkar Paksa, Ternyata Ini yang Diburu Pencuri di Bawah Tanah
-
Kajari Magetan Dicopot, Diperiksa Intensif Kejagung Gegara Dugaan Pelanggaran Integritas!