Dengan menyadari ketidak mampuan diri dan bahwa kita ini kecil, wujud penghambaan kepada Allah SWT yang Mahabesar sebagaimana dilafalkan kita dalam takbir, tentu hal itu akan terus bertumbuh.
Allahu Akbar, Allah adalah sebenar-benarnya dan satu-satunya Zat Yang Mahabesar. Sementara yang lain, apalagi diri ini, hanyalah butiran yang amat kecil. Maka, sudah seharusnya, kita menyembah-Nya, mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh-Nya.
Jamaah yang berbahagia,
Bersyukur bukan hanya sekadar ucapan kalimat hamdalah, alhamdu lillah. Namun dari itu, bersyukur artinya melanjutkan ketaatan yang sudah kita lakukan selama bulan Ramadhan pada bulan-bulan berikutnya.
Kita telah melaksanakan sholat tarawih dan witir, hal ini juga perlu dilanjutkan setelah Isya di hari-hari berikutnya. Meskipun tidak ada tarawih, witir tetap disunnahkan.
Kita juga harus meningkatkan tadarus Al-Qur’an di bulan-bulan laun. Ada beberapa orang yang sudah sekali khatam dalam satu bulan Ramadhan. Ada pulanyang sudah dua, tiga, empat atau bahkan berkali-kali khatam Al-Quran, sehingga perlu diteruskan.
Selain itu, kita terus harus memperbaiki bacaan Al-Qur’an agar bacaannya semakin enak didengar dan sesuai dengan kaidah tajwid. Kita juga harus memperdalam wawasan pengetahuan kita tentang Al-Qur’an itu sendiri, dengan mendalami makna-makna yang dikandungnya. Hal ini supaya membentuk perilaku kita jauh lebih baik ke depannya.
Oleh karena itu, jamaah sholat Idul Fitri sekalian, mari kita teruskan kebaikan yang telah kita lakukan selama bulan Ramadhan. Melanjutkan kebaikan ini tidak lain sebagai bentuk rasa syukur kita karena telah diberikan hidayah dan kemampuan untuk terus menaati perintah Allah SWT.
Dengan demikian, tujuan dari puasa kita semua, yakni bertakwa, insya Allah itu dapat terwujud. Jika amalan-amalan baik tersebut bisa kita lanjutkan tidak hanya pada bulan Ramadhan saja, tetapi juga di bulan-bulan lainnya sepanjang tahun, selama masih bernapas.
Baca Juga: Jelang Idul Fitri 2023, Pemudik Mulai Berdatangan di Terminal Guntur Garut
Allaahu Akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar AllaahuAkbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar.
Allaahu Akbar kabiiro walhamdulillaahi katsiiro wasubhaanallaahi bukrota wa ashiilaa. Laa ilaaha illallaah wallaahu Akbar. Allaahu Akbar walillaahil hamd. Alhamdulillaahil waahidil wahdahu wa laa haula walaa quwwata illaa billaah.
Allaahumma sholli wa sallim wa baarik 'alaa Sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa aalihiwashohbihi ajma'iin. Wattaqullaaha la'allakum tuflihuun. Innallaha wa malaaikatahuyusholluuna 'alannabii.
Yaa ayyuhalladziina aamanuu shollu 'alaihi wasallimuutasliimaa. Allaahummaghfir lil mukminiina wal mukminaat wal muslimina walmuslimaat al ahyaai minhum wal amwaat. Innaka samii'un qoriibun mujiibud da'awaatwaqoodhiyal haajaat.
Robbanaa aatinaa fiddun ya hasanah wafil aakhiroti hasanahwaqinaa ‘adzaaban naar. Walhamdu lillaahi robbil ‘aalamiin.
Itulah contoh naskah kutbah Idul Fitri 1444 H. Semoga bermanfaat!
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
-
Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!
-
Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026