Suara.com - Akun Twitter milik advokat Ginda Ansori mendadak hilang usai ia ramai dikritik karena melaporkan Bima Yudho Saputro ke Polda Lampung.
Laporan itu terkait kritikan pembangunan 'Lampung Tak Maju-maju' yang dilakukan oleh Bima Yudho Saputro di akun TikTok pribadinya.
Akun @PartaiSocmed dalam unggahannya menunjukkan Twitter dengan nama @gindha_anshori tiba-tiba tidak bisa ditemukan.
Belum diketahui secara pasti apakah akun tersebut dihapus atau ditangguhkan.
"Eh tukang lapor kita hilang lagi akunnya. Kena mentalkah?" sebut PartaiSocmed.
Hal ini lantas memicu berbagai respon di kolom komentar.
"Min dia ramenya di tiktok min," sebut salah satu warganet.
"Tapi semoga orang tua Bima juga baik-baik saja ya Tum. Khawatir karena medsos si tukang lapor menghilang, tapi di lapangan justru lebih parah ancamannya ke ortu," komentar akun lainnya.
Sementara akun Twitter miliknya hilang, Gindha Ansori ternyata malah aktif di Tiktok melalui akun @gindha_anshori.wayka.
Baca Juga: Inilah Sosok Awbimax, Tiktoker yang Viral Usai Kritik Lampung
Sebelumnya, Bhima menyampaikan kritik keras karena Lampung disebut sangat lamban pembangunannya.
Selain itu, Bhima juga menyampaikan sejumlah kritik kepada pemerintah wilayah itu.
Aksi ini lantas mendapatkan beragam respon dari berbagai pihak. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung menyebut, Gindha Ansori menunjukkan sikap melanggar kebebasan berpendapat.
"Seperti yang tercantum dalam Pasal 28 dan Pasal 28E ayat (3) Undang Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 yang menyatakan, 'Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat'. Selain itu, jaminan kebebasan berkumpul dan berpendapat juga termaktub dalam Undang-undang No. 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia serta Konvensi Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik (International Covenant on Civil and Political Rights)," kata Direktur LBH Bandar Lampung, Sumaindra Jarwadi dalam keterangannya, Sabtu (15/4/2023).
Berita Terkait
-
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana Disorot karena Miliki Tas Seharga Rp200 Juta, Gaya Jilbabnya Diledek Warganet
-
Mahfud MD: Bima Punya Hak Konstitusional Kritik Lampung
-
Usai Menelfon Bupati Lampung Timur, Wagub Lampung Hubungi Bima Lewat DM Instagram. Pansos?
-
Mahfud MD Angkat Bicara Soal TikToker Awbimax Dilaporkan Usai Kritik Pemerintah Lampung: Saya Tidak Bisa Diam
-
Inilah Sosok Awbimax, Tiktoker yang Viral Usai Kritik Lampung
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
DPR Beberkan Poin-poin Perubahan di RUU Polri: Ada Soal Aturan Polisi Bertugas di Luar Institusi
-
Bukan Dibacok Begal! Pria di Tambora Patah Kaki Hantam Beton Gara-gara Mabuk
-
Bukan Sabotase, Ini Alasan PLN Butuh Waktu Lama untuk Pulihkan Listrik Sumatra
-
Sisi Getir Pasca-Bencana Sumatra: Masih Ada Sekolah yang Bertahan di Tenda dan Kelas Darurat
-
Menagih Janji di Atas Puing: Sepuluh Bulan Pedagang Taman Puring Menunggu
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Swasembada Pangan Jateng Memuaskan, Tuai Berbagai Pujian
-
Tuntutan 5 Tahun Penjara Dianggap 'Fiksi', Noel Sebut Jaksa Paksakan Fakta di Kasus K3
-
Gaji Rp7 Juta Tapi Punya Nissan GT-R Rp12 M, Noel Heran Kekayaan Bobby Mahendro: Gila Ini Orang!
-
Sanksi Tegas Tawuran: 40 KJP Siswa Jakarta Melayang, Tapi Harapan Sekolah Tak Boleh Padam
-
Didampingi Haris Azhar, Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika Diperiksa Kejagung Soal Skandal Migor