Suara.com - Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Walikota Bandung, Yana Mulyana ternyata membuka fakta baru.
Sosok yang belum genap setahun menjabat sebagai orang nomor satu di Kota Kembang ini memiliki gaya hidup yang glamor. Ia diketahui kerap kali membeli barang mewah hingga bernilai ratusan juta rupiah.
Hal tersebut terungkap setelah KPK menyita beberapa barang mewah tersebut dari Yana, serta melakukan penyelidikan atas sumber uang yang digunakan Yana untuk memenuhi kebutuhan pribadinya.
Yana sendiri ditangkap oleh KPK pada Jumat (14/4/2023) di Bandung bersama delapan orang rekannya. Ia diduga terlibat dalam kasus korupsi pengadaan CCTV dan internet service provider (ISP) di proyek Bandung Smart City tahun anggaran 2022-2023.
Tim KPK pun bergerak dengan senyap saat melakukan OTT terhadap Yana yang diduga pihak utama dalam korupsi proyek ini.
Dari tangan Yana, KPK pun menyita beberapa barang bukti berupa barang mewah milik pribadi. Lalu, apa saja barang mewah yang dimiliki Yana? Simak inilah selengkapnya.
Sepatu LV
Uang suap yang diterima oleh Yana digunakannya untuk membeli sepatu mewah merk Louis Vuitton dengan Cruise Charlie Sneaker 1A9JN8 berwarna campuran hitam, cokelat, dan putih.
Sepatu mewah favorit para konglomerat ini diketahui bernilai Rp 17,9 juta rupiah. Sepatu limited edition ini pun dibeli Yana usai mendapatkan 'uang saku' dari Sekretaris Dishub Kota Bandung Khairul Rijal, di mana uang itu diduga berasal dari dana korupsi pengadaan Bandung Smart City.
Baca Juga: KPK: Demi Sepatu LV Rp23,5 Juta, Yana Mulyana Mau Terima Suap?
Motor Harley Davidson
Tak hanya sepatu berharga puluhan juta, Yana pun juga diketahui memiliki sebuah motor gede (moge) Harley Davidson jenis Fatboy.
Dalam data LHKPN tahun 2022, moge yang dimiliki Yana ini bernilai sebesar Rp 350 juta. Motor ini pun masuk dalam daftar harta dalam bentuk alat transportasi dan mesin milik Yana.
Mobil Pajero Sport
Selain sepatu dan moge, Yana pun juga sempat melaporkan alat transportasi lainnya yaitu mobil pribadi Mitsubishi Pajero Sport bernilai Rp 490 juta. Mobil ini pun diakui berasal dari uang pribadi.
Pecahan mata uang asing
Berita Terkait
-
KPK: Demi Sepatu LV Rp23,5 Juta, Yana Mulyana Mau Terima Suap?
-
Sempat Jadi Kandidat Ketua DPC, Gerindra Kecewa Yana Mulyana Terjaring OTT KPK
-
Beredar Video Mesra Wali Kota Bandung Yana Mulyana Usai Terjerat Kasus Korupsi, Netizen: Semua Berawal dari Suap-suapan Romantis
-
Walkot Bandung Yana Mulyana Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi, KPK Kini Tengah Geledah Ruang Kerjanya
-
Yana Mulyana Kena OTT, Netizen Minta KPK Turun ke Lampung: Usut Kasus Korupsi
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
Terkini
-
DPR Dorong Anggota TNI Pelaku Teror Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum Pakai KUHAP Baru
-
Berhasil Bongkar Identitas Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus, Polda Metro: Ini Hasil Scientific
-
Percepat Pencaplokan Tepi Barat Palestina, Cara Licik Israel Manfaatkan Perang di Teluk?
-
Menaker Melepas Mudik Gratis Pelaku Usaha Warmindo
-
Kasus Air Keras Andrie Yunus: Polisi Periksa 15 Saksi, Pelaku Diduga Bisa Lebih dari 4 Orang
-
Empat Prajurit Terlibat, DPR Minta Dalang Utama Kasus Andrie Yunus Diungkap
-
Update Arus Mudik H-3 Lebaran 2026: Tol Kalikangkung Tembus 3.000 Kendaraan per Jam
-
Kasus Kematian Nizam Syafei Naik Penyidikan, Kuasa Hukum: Harus Diusut Tanpa Tebang Pilih
-
Koalisi Sipil Tolak Peradilan Militer, Desak Usut Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus
-
Koalisi Sipil Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diseret ke Sidang Militer: Ada Dugaan Aktor Lebih Besar