Suara.com - Yudo Andreawan merupakan pria yang sedang menjadi sorotan karena dinilai kerap membuat onar. Baru-baru ini, Yudo Andeawan ditangkap pihak kepolisian pada Jumat (14/4/2023) pukul 02.00 WIB.
Penangkapan ini terjadi usai Yudo menyerang seseorang di mall daerah Bundaran HI, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis (13/4/2023). Aksinya ditelusuri polisi setelah korban mengajukan laporan.
Menurut pihak kepolisian, Yudo menendang korban di bagian perut, memukul, mencakar wajah korban dan mengeluarkan kata-kata kasar. Hinaan verbal pun diterima korban dan keluarga melalui akun Instagramnya.
Berkenaan dengan sosok Yudo, ternyata Yudo pernah membuat keributan dengan membentak Iptu Suparno di sebuah hotel. Berikut kronologi Iptu Suparno dibentak Yudo Andreawan.
Dalam video yang beredar, Yudo terlihat duduk di dekat resepsionis lobi dan di depannya ada seorang polisi yang bertugas. Yudo kemudian menyuruh Iptu Suparno berbicara dengan orang yang sedang ditelpon Yudo.
Sosok tersebut adalah Iptu Suparno. Iptu Suparno merupakan Kasubsektor Thamrin City, Polsek Tanah Abang. Kejadian tersebut berlangsung pada 16 Januari 2023.
Saat itu, Iptu Suparno diminta dari Polres Jakarta Pusat mengecek adanya keributan antar warga di RW 07. Akhirnya Iptu Suparno pun pergi bersama 3 unit Patko dan 2 personil Buser.
Dalam perjalanannya, Iptu Suparno bertemu tukang parkir sebelum masuk ke Jalan Kotabumi. Iptu Suparno bertanya lokasi yang ribut dan tukang parkir itu justru mengarahkan Iptu Suparno ke hotel.
Saat masuk ke hotel, Iptu Suparno dan Aipda Prayogo melihat Yudo yang duduk di dekat meja resepsionis. Iptu Suparno pun menanyakan apa yang menjadi perihal keributan.
Baca Juga: Bobby Nasution Sentil Mak Karbol: Maunya Lebih Kreatif!
Kemudian resepsionis itu pun menyampaikan bahwa Yudo sudah tiga hari tidak bayar hotel dan tidak mau keluar. Selanjutnya Yudo pun ditanya oleh Iptu Suparno dengan sopan.
"Woi, ngomong ini sama dia (yang di telepon), a****g," bentak Yudo dalam video yang beredar.
"Halo... Bang Fajar, ada Suparno Polsek Menteng mau nangkap saya," ucap Yudo kepada seseorang yang ditelfonnya.
Padahal Iptu Suparno tidak bermaksud menangkap Yudo. Iptu Suparno hanya ingin memeriksa identitas Yudo. Namun Yudo bersikeras menolak dan mengeluarkan kata-kata kasar.
"Nggak akan saya kasih a****g. Tidak akan saya kasih, k****l lu, mau apa lu?" timpal Yudo Andreawan.
Iptu Suparno hanya mengatakan, "Kok kamu ngomong-nya kayak gitu?". Yudo pun menjawab, "Kenapa rupanya? Saya pengacara perusahaan".
Berita Terkait
-
Diklaim Punya Gangguan Mental, Yudo Andreawan Jalani Observasi Kejiwaan
-
Manipulatif! Ngaku Punya Gangguan Mental, Yudo Andreawan Diduga Mengada-ngada Demi Bebas dari Hukuman Pidana
-
Sudah Ditangkap Polisi, Ini Tingkah Polah Yudo Andreawan yang Buat Warganet Berang
-
Meski Sudah Jadi Tahanan Polda Metro Jaya, Yudo Andreawan Belum Ditetapkan Sebagai Tersangka, Simak Begini Penjelasan Kompol Yuliansyah
-
Kabar Terkini Si Tukang Bikin Onar Yudo Andreawan, Polisi Tunggu Kesimpulan Dokter
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Resmikan Taman Bendera Pusaka, Pramono Anung Janjikan RTH Jakarta Akan Bening Seperti di Korea
-
Anies Baswedan Tulis Surat Menyentuh untuk Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras
-
Jelang Idulfitri, KPK Ingatkan ASN Tolak Gratifikasi dan Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas
-
Bantargebang Sudah Sesak, DPRD DKI Minta Pasar Jaya Percepat Pengolahan Sampah Mandiri
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro