Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menguak fakta mengejutkan dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan kepada Bupati Meranti, Muhammad Adil pada Kamis (6/4/2023) lalu.
Dari tangan M Adil, KPK pun menyita uang miliaran rupiah diduga sebagai uang yang didapatkan Adil dari hasil gratifikasi. Pemeriksaan dan penyelidikan terhadap Adil pun dilakukan.
Fakta mengejutkan pun terkuak ketika KPK mengungkap Adil tega menggadaikan kantor Bupati Meranti dan mess PUPR Meranti ke bank.
Hasil penggadaian bangunan tersebut pun membuat Adil mendapatkan uang sebesar Rp 100 miliar. Namun, Adil baru menyetorkan kembali uang tersebut sebesar Rp 12 miliar. Diduga, uang senilai Rp 100 miliar ini akan digunakan Adil sebagai dana kampanye.
KPK pun akhirnya mendalami harta yang dimiliki Adil demi mengungkap fakta sumber kekayaan Adil tersebut.
Berdasarkan LHKPN tahun 2022, Adil sendiri terakhir kali melaporkan total hartanya di periode 2021. Ia diketahui memiliki beberapa jenis harta. Tercatat, total harta yang dimiliki Adil mencapai Rp 4,7 miliar.
Nilai fantastis tersebut pun meliputi tahan dan bangunan sebanyak 74 bidang sebesar Rp 4,3 miliar. Selain tanah dan bangunan, Adil juga memiliki alat transportasi dan mesin berupa motor dan mobil.
Untuk harta berbentuk motor, nilai harta tersebut sebesar Rp 54 juta dengan rincian 3 motor matic dan 1 motor jenis racing Kawasaki.
Adil juga memiliki 1 mobil pribadi Honda Brio dengan harga Rp 120 juta. Tak hanya aset tanah dan transportasi, Adil juga diketahui memiliki harta berbentuk kas dan setara kas sebesar Rp 244 juta.
Ia juga sama sekali tidak mencatatkan utang dalam LHKPN tersebut. Hal tersebut pun menjadi tanda tanya besar di publik, mengingat Adil kini ditangkap dalam kasus dugaan gratifikasi, korupsi hingga suap.
KPK mengungkap akan segera mengusut sumber harta Adil yang diketahui berasal dari dana korupsi. Lembaga antirasuah juga telah menahan Adil bersama pelaku lain demi mendalami kasus tersebut.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Tengok Lagi Aksi 'Sableng' M Adil Gadai Kantor Bupati Meranti Rp 100 M, Jadi yang Pertama di Indonesia
-
Menilik Harta Kekayaan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Jumlahnya Fantastis!
-
Ditanya Soal Intimidasi Orang Tua Bima Yudho Saputro, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Pasang Muka Sewot: Kamu Ini...
-
Bikin Malu! Jelang Lebaran, 2 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK
-
Jumlah Harta Kekayaan Gubernur Lampung Disorot Netizen, Berikut Laporan LHKPN
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Sekretaris Eks Mendikbudristek Sebut Nadiem Makarim Larang Rekam Semua Rapat Daring
-
Saksi Sebut Nadiem Makarim Transfer ke 5 Stafsus Pakai Uang Pribadi
-
Bikin Publik Kecewa, Dasco Langsung Minta Pemerintah 'Rem' Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India!
-
Dedi Mulyadi Jemput 13 Korban LC di NTT, Pastikan Proses Hukum Tetap Berlanjut!
-
Soal Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Ketua Komisi X: Alarm Sosial dan Ujian Komitmen Kebangsaan
-
Menteri PPPA Minta Hukum Transparan Bagi Oknum Brimob Penganiaya Anak di Tual
-
Nekat Jualan di Trotoar Tanah Abang, Wali Kota Ancam PKL Bandel dengan Pidana Ringan!
-
Fenomena WNI Jadi Tentara Bayaran Negara Lain, Pakar HI Ingatkan Pemerintah Soal Ini
-
Waspada Penipuan! Eks Brimob di Pasukan Rusia Ingatkan WNI Soal Link Rekrutmen Bodong
-
8 Fakta Tewasnya El Mencho, Dari Status 'Kode Merah' hingga Ancaman Perang Saudara Kartel