Suara.com - Sekretaris Daerah DKI Jakarta Joko Agus Setyono angkat bicara soal upah petugas penyedia jasa lainnya perorangan atau PJLP yang belum disesuaikan dengan nilai upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta 2023. Upah yang diterima PJLP di Jakarta masih di bawah UMP meski pemberlakuan UMP baru sudah berlaku sejak awal tahun.
Saat ini, para PJLP di Jakarta diketahui masih berada di angka Rp4,6 juta. Sementara, UMP 2023 saat ini telah ditetapkan naik Rp300 ribu jadi Rp4,9 juta.
Menanggapi hal ini, Joko mengaku sedang merumuskan penyesuaian upah PJLP agar sesuai dengan UMP 2023.
"Ya, kami sedang merumuskan," kata Joko di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (11/5/2023).
Menurut Joko, PJLP yang dipekerjakan Pemprov DKI berjumlah 132.000 orang. Mereka disebutnya bukan menerima upah, melainkan pembayaran jasa.
"Saya kasih tahu ya, PJLP kami itu sangat banyak, ada 132.000 orang," ucapnya.
"Itu bukan gaji namanya, pembayaran jasa, beda, beda. Harus dibedakan," tambahnya memungkasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru
-
Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku
-
Gedung DPR Gelap Gulita, Lampu dan AC Dimatikan demi Hemat Anggaran, Begini Penampakannya
-
Duduk Perkara Pengeroyokan Tersangka Pelecehan Seksual di Polda Metro Jaya, 4 Orang Ditangkap!
-
WFH Tiap Jumat Jadi Jurus Hemat Energi Indonesia, DPR: Ini Strategi Hadapi Krisis
-
Hikmahanto: Rencana Kirim Pasukan ke Gaza Harus Dikaji Ulang Usai 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
-
BI Sebut Temuan Uang Palsu Rp100 Ribu di Parung Berkualitas Rendah: Cukup Cek Pakai Metode 3D