Suara.com - Pihak kepolisian menangkap pedagang baju bekas alias thrifting di Pasar Cimol Gedebage. Pedagang baju tersebut menjadi perhatian masyarakat lantaran sempat mengancam pembeli dengan sebilah pisau.
Kapolrestabes Bandung Kombes Budi Sartono menyebut kalau pedagang tersebut sudah diamankan. Pihak kapolsek setempat yang akan merilis kasus tersebut.
Aksi pedagang thrifting itu direkam oleh korban. Dalam video terlihat pedagang tengah marah-marah menggunakan bahasa daerah sembari mengacungkan pisau ke arah korban.
"Jangan main-main kau sama aku," ucap pedagang tersebut dikutip melalui akun Twitter @tapierikviral pada Jumat (12/5/2023).
Setelah itu, datang teman si pedagang dengan maksud tidak ada tindakan yang tidak diinginkan terjadi. Teman si pedagang tersebut dengan tenang menjelaskan kalau barangnya tengah sulit.
"Barang lagi susah, teh," ujar teman pedagang.
Namun, ketika temannya sedang menjelaskan, si pedagang yang dimaksud terus menyampaikan kata-kata ancaman.
"Bawa keluargamu, bapakmu juga sini lah," tambah pedagang tersebut.
Dari narasi yang disampaikan, pembeli sebelumnya sudah ke Pasar Cimol Gedebage pada 10 April dengan maksud untuk mencari info penjualan baju thrifting dalam partai besar atau istilah dalam bentuk bal.
Baca Juga: Viral Pedagang di Pasar Cimol Gedebage Acungkan Senjata Tajam ke Pembeli Wanita
Pembeli kemudian bertemu dengan pedagang yang dimaksud.
Dua hari setelahnya, pembeli perempuan itu masih bertanya-tanya kepada pedagang terkait pembelian baju thrifting untuk dijual kembali.
Lalu pada 14 April, pedagang yang dimaksud meminta uang terlebih dahulu untuk menyimpan barang pesanannya agar tidak diambil orang.
Keesokan harinya, pedagang tersebut tiba-tiba mengabarkan kalau barang yang sudah dibooking sudah terjual ke orang lain.
Karena barangnya sudah tidak ada, maka si pembeli pun meminta uangnya untuk ditransfer kembali pada 15 April. Namun, permintaannya itu ditolak karena si pedagang mengaku barang baru akan datang pada subuh nanti.
Sesuai dengan janji si pedagang, pembeli kembali menanyakan terkait barangnya.
"Tanggal 16 April jam 05.25 subuh kita nanyain soal barang lagi tapi gak dibales-bales. Jam 11.00 siang pelaku ini baru bales, katanya barang udah ada tapi harus diamanin dulu (gak ngerti maksudnya?)," terangnya.
Selanjutnya, ayah dari si pembeli berusaha menghubungi pedagang untuk menanyakan perihal barang yang dimaksud. Akan tetapi, si pedagang membalasnya dengan emosi bahkan disebut mengancam akan membunuh.
"Kita punya semua bukti chat transfer sampai ngancam di chat juga banyak," tuturnya.
Berita Terkait
-
Viral Pedagang di Pasar Cimol Gedebage Acungkan Senjata Tajam ke Pembeli Wanita
-
Tak Terima Ditagih, Pedagang di Gedebage Ini Ancam Dua Wanita Pakai Pisau
-
Video Emak-emak Main Perosotan di Masjid: Sangat Menikmati
-
Heboh! Video Lydia Onic Viral di Media Sosial TikTok, Netizen: Mode Pantai Ga Ada Obat
-
Plesetkan Surah Al-Kafirun, Komika Adit MKM Dituding Menista Agama, Bakal Berakhir seperti Lina Mukherjee?
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Cak Imin: Bencana Bertubi-Tubi Bisa Picu Kemiskinan Baru
-
Sulteng Dibidik Jadi Pasar Wisatawan China, Kemenpar Dukung Penerbangan Langsung ke Palu dan Luwuk
-
Miris, Masih Ada Orang Tua Pilih Damai Kasus Kekerasan Seksual: DPR Soroti Dampaknya bagi Anak
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji