- Ahmad Doli Kurnia menemukan orang tua di Asahan enggan melapor kasus kekerasan seksual anak ke polisi.
- Doli meminta KPAI mengawal kasus dugaan kekerasan seksual anak yang awalnya belasan korban.
- KPAI mendorong edukasi pencegahan kekerasan seksual kepada masyarakat dan korban agar berani melapor.
Suara.com - Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia menemukan banyak orang tua yang ragu melaporkan kasus kekerasan seksual yang dialami anaknya kepada polisi. Temuan itu dia dapatkan ketika turut mengawal dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia delapan tahun yang terjadi di daerah pemilihannya di Kabupaten Asahan, Sumatra Utara.
Doli sampai meminta bantuan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk turut mengawal kasus tersebut. Dia mengungkapkan, kalau kasus kekerasan seksual tersebut semula dilaporkan telah memakan korban hingga belasan anak. Namun, yang mengaku ke polisi tidak sampai setengahnya.
"Di tempat saya ini awalnya kita dapat informasi ada 12 (korban), tapi sekarang penyelidikan polisi itu 4. Nah, kalau informasi yang beredar, kita dapat memang ada orang tua yang merasa gak perlu jadi diramaikan gitu, jadi damai aja gitu," kata Doli usai bertemu dengan komisioner KPAI di kantor Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Politisi Golkar itu menyayangkan sikap para orang tua yang justru memilih damai atas kasus kekerasan seksual yang menimpa anaknya. Menurutnya, anak sebagai korban justru bisa mengalami kondisi buruk, terutama mentalnya.
"Bagaimana anaknya nanti gitu. Apalagi ini anak-anak perempuan," imbuhnya.
Selain melaporkan kasus, Doli menyampaikan kalau dirinya juga berdiskusi dengan KPAI soal sanksi dan hukuman atas kasus seperti itu. Ia turut menyinggung aturan KUHAP baru yang berlaku awal tahun kemarin.
Kendati dalam aturan itu dituliskan ada opsi sanksi terhadap pelanggaran hukum seminimal mungkin, ia berharap ketentuan itu tidak ditetapkan terhadap kasus kekerasan seksual terutama pada anak.
"Tentu kita berharap untuk kasus-kasus pelanggaran terhadap anak ini harus dikecualikan, gak boleh di ringan, justru harus diberatkan. Karena ini mengganggu kita semua sebagai sebuah bangsa," ucapnya.
Pada kesempatan yang sama, Komisioner KPAI Dian Sasmita juga mendorong Rinas Perlindungan Anak, Dinas Sosial, serta Dinas Pendidikan untuk melakukan pencegahan kekerasan seksual melalui edukasi kepada masyarakat, terutama orang tua, tentang ragam tindakan pelecehan seksual.
Baca Juga: Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
Anak juga perlu diberikan pengetahuan tentang cara menghadapi situasi ketika ada indikasi kekerasan.
"Anak mengalami kekerasan, mereka harus seperti apa, ini bukan salahnya korban, kekerasan itu salahnya pelaku, itu yang perlu ditegaskan. Jadi jangan pernah takut melaporkan ketika ada kekerasan," pesan Dian
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Ilusi Kenaikan Gaji: Kenapa Hidup Justru Terasa Makin Pas-pasan?
-
Keberhasilan Transformasi Desa Kemiren bersama Kang Edai dan Astra
-
Kondisi Darurat! Supermarket Diminta Bagikan Makan ke Korban Gempa NTT, Pemerintah Siap Ganti
-
Buka Pintu untuk Mees Hilgers, Eks Pelatih Manchester United: Tunjukkan Pesonamu
-
Kebiasaan Ngemil Keluarga Indonesia Berubah, Kini Buah Hadir dalam Bentuk Camilan Praktis
-
Sinopsis Coyote vs. Acme, Debut dengan Skor Tinggi dan Tuai Pujian Kritikus
-
Target PLTS 100 GW Prabowo, IESR Ingatkan Kesiapan Eksekusi di Lapangan
-
Kondisi Air Laut Aman, BMKG Ingatkan Warga NTT Hindari Bangunan Retak Usai Gempa
-
Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda untuk Pemain Timnas Indonesia, Skuad Garuda Bisa Terdampak
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen yang Multifungsi untuk Kulit Wajah sesuai Review