- Menko PM mengingatkan bencana berpotensi menciptakan kemiskinan baru dan menghambat target nol persen 2026.
- Pentingnya kolaborasi nasional ditekankan untuk pengentasan kemiskinan meskipun angka telah menurun ke 8,25 persen.
- Bencana awal 2026 mencakup 205 kejadian, didominasi 127 kejadian banjir, menurut data BNPB.
Suara.com - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar (Cak Imin) beri peringatan adanya potensi kemiskinan baru imbas dari rentetan bencana yang terjadi berbagai daerah. Kondisi tersebut juga bisa jadi hambatan dalam pengentasan kemiskinan ekstrem 0 persen pada 2026.
“Kemiskinan tidak boleh menjadi realitas struktural, realitas kultural, realitas warisan dari berbagai pengalaman yang ada,” ucapnya dalam peluncuran Kolaborasi Indonesia Berdaya ‘Pulih Bersama, Bangkit Berdaya’ di Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Ia menegaskan pentingnya perkuat kolaborasi nasional dalam upaya peningkatan kesejahteraan rakyat dan penanggulangan kemiskinan.
Meskipun angka kemiskinan tercatat menurun hingga 8,25 persen per September 2025, Cak Imin menegaskan bahwa capaian tersebut belum cukup tanpa pemberdayaan yang utuh dan berkelanjutan.
“Kita juga harus mendorong transformasi para mustahik menjadi muzaki sebagai salah satu keberhasilan pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.
Sebelumnya, data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tercatat bahwa satu bulan pertama tahun 2026 saja telah ada 205 kejadian bencana di Indonesia, dengan 127 di antaranya merupakan bencana banjir.
Selain itu, terjadi juga cuaca ekstrem tercatat sebanyak 46 kejadian, diikuti 15 kejadian tanah longsor, 14 kali kebakaran hutan dan lahan (karhutla), 2 kejadian gelombang pasang dan abrasi, serta satu kejadian gempa bumi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Sulteng Dibidik Jadi Pasar Wisatawan China, Kemenpar Dukung Penerbangan Langsung ke Palu dan Luwuk
-
Miris, Masih Ada Orang Tua Pilih Damai Kasus Kekerasan Seksual: DPR Soroti Dampaknya bagi Anak
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya