Griya Abadi berlokasi di Nenang, Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara yang dikembangkan oleh PT Rizk Abadi Sembada. Sampai saat ini masih tersedia 7 unit rumah subsidi dengan harga Rp 164,5 juta untuk luas bangunan 36 meter persegi serta luas lahan 96 meter persegi.
5. Perum Kartini Residence
Berlokasi di Petung, Penajam Paser Utara, perumahan tersebut menawarkan rumah dengan tipe 36/150 seharga Rp 250 juta per unit. Rumah ini menyediakan dua kamar tidur dan satu kamar mandi, ruang tamu dan teras. Luas lahannya yaitu 150 meter persegi dengan luas bangunan 36 meter persegi.
6. Graha Hanania
Graha Hanania dikembangkan oleh PT Faeyza Hanania Abadi dan berlokasi di Penajam, Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara. Masih ada 51 unit rumah subsidi. Adapun 29 lainnya telah terjual dengan harga Rp 164,4 juta untuk tipe bangunan 36 meter persegi dan luas lahan 84 meter persegi.
7. Griya Petung Indah
Perumahan Griya Petung Indah berada di Jalan Pariwisata, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Perumahan satu ini menawarkan rumah subsidi tipe 36/96 dengan harga Rp 164,5 juta. Perumahan di sini mempunyai luas bangunan sebesar 36 meter persegi dan luas tanahnya 96 meter persegi.
Adapun di dalamnya, menyediakan dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Dengan uang muka sebesar Rp 5 juta, angsuran bisa dibayarkan mulai dari Rp 1 juta per bulannya.
8. Agis Village 2
Baca Juga: Jokowi Tak Bakal Langsung Terbitkan Keppres Masa Jabatan Pimpinan KPK
Agis Village 2 berada di Sidorejo, Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara dan dikembangkan oleh PT Cipta Agis Sejahtera. Ada sebanyak 94 rumah murah dengan 19 lainnya telah terjual dengan harga Rp 164,5 juta untuk bangunan seluas 36 meter persegi dan luas lahannya 91 meter persegi.
Nah itu tadi daftar harga rumah di IKN dengan luas dan fasilitas yang beragam. Bagaimana apakah Anda tertarik untuk tinggal di IKN?
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Ajakan Presiden Jokowi ke Warga Singapura Tinggal di IKN Tidak Realistis? Pengamat: Jangan Mimpi!
-
Senang Perpanjangan Masa Jabatan Pimpinan KPK Disetujui Jokowi, Nuruf Ghufron: Mari Kita Tutup Perdebatan Ini
-
Jokowi Ajak Warga Singapura Tinggal di IKN Nusantara, Said Didu: Silakan Publik Menilai
-
Presiden Jokowi Ditertawakan Usai Ajak Warga Singapura Tinggal di IKN: Kalau Anda Jual Batam, Kita Beli
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran
-
Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama
-
Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk