Suara.com - Ayah David Ozora, Jonathan Latumahina, bercerita sempat marah ke pihak kepolisian lantaran polisi menggunakan mobil Jeep Rubicon Mario Dandy Satriyo untuk menjemput saksi.
Keterangan tersebut disampaikan oleh Jonathan di sidang Mario dan Shane Lukas terkait kasus penganiayaan David di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (13/6/2023. Dalam sidang ini, Jonathan diperiksa sebagai saksi.
Jonathan mengatakan ia sempat mendatangi Polsek Pesanggrahan pada 21 Februari 2023, satu setelah David dianiaya oleh Mario.
Di sana, Jonathan tidak menemukan mobil Rubicon Mario yang sebelumnya telah diamankan pihak kepolisian.
"Sekitar jam 2 siang tanggal 21 hari kedua. Kemudian mobil itu hilang Yang Mulia. Mobil itu tidak ada di tempat," kata Jonathan.
Jonathan lalu bertanya kepada paman David, Rustam Hatala. Mengetahui mobil Rubicon Mario dipakai polisi untuk menjemput saksi kejadian yakni tante dari terdakwa anak AG (15), Jonathan pun naik darah. Oleh sebab itu, dia menyebut polisi di Polsek Pesanggrahan miskin.
"Rustam cerita saya tanya ke polisi di sini katanya, mobilnya baru dipakai untuk menjemput saksi. Saya marah, apakah polsek ini demikian miskin ya jemput saksi pakai mobil yang dipakai oleh pelaku," ujar Jonathan.
Tak berhenti di situ, Jonathan menyebut mobil Rubicon Mario itu tiba-tiba sudah berubah pelat nomornya sewaktu kembali ke Polsek Pesanggrahan. Bahkan, mobil tersebut dikendarai oleh AG.
"Anehnya apa pas balik pelat nomornya berubah," katanya.
Baca Juga: Jonathan Latumahina Bongkar Chat WA Mario Dandy, Ancam Tembak David Ozora hingga Mau Telepon Brimob
"Pas kembali nomornya berubah?" tanya jaksa.
"Pas kembali nomornya berubah. Saya nggak hafal yang belakang namanya huruf PBB," jawab Jonathan.
"Akhirnya berubah siapa yang bawa?" cecar jaksa.
"Agnes, 15 tahun bisa nyetir," sahut Jonathan.
Jaksa kemudian mempertanyakan hal aneh apa lagi yang diketahui oleh Jonathan terkait penanganan Mario dkk di Polsek Pesanggrahan. Kali ini, Jonathan bercerita ia mendapat informasi dari saksi Natalia Puspitasari dan Rudy Setiawan jika Mario dkk bermain gitar di Polsek.
"Ada lagi?" tanya jaksa kemudian.
"Ada lagi ketika pemberkasan malam hari saya dapat informasi saksi para pelaku ini sedang main gitar," ucap Jonathan.
"Para pelaku ini maksud saudara?" tanya jaksa lagi.
"Dandy, Shane, Agnes," sebut Jonathan.
"Saudara Dapat info dari?" cecar jaksa.
"Mendapat informasi dari Rudi dan Natalia dan juga Rustam dan banyak lagi," ujar Jonathan.
"Main gitar di mana?" tanya jaksa menegaskan.
"Main gitar di Polsek Pesanggrahan," imbuh Jonathan.
Dalam perkara ini, jaksa mendakwa Mario dengan Pasal 353 ayat 2 KUHP dan Pasal 355 ayat 1 tentang penganiayaan berat.
Sementara, Shane didakwa dengan Pasal 353 ayat 2 KUHP dan Pasal 355 ayat 1 tentang penganiayaan berat subsider kedua Pasal 76 C Pasal 80 Ayat 2 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.
Berita Terkait
-
Pede Dibekingi Rafael Alun, Mario Dandy Sesumbar ke Shane Lukas dan Agnes Gracia di Kantor Polisi: Tenang, Nanti Diurusin Bapak
-
Ngeri! Ayah David Ozora Ungkap Teror Mario Dandy: Mau Ditembak hingga Telepon Brimob
-
Jonathan Latumahina Bongkar Chat WA Mario Dandy, Ancam Tembak David Ozora hingga Mau Telepon Brimob
-
Kesaksian Ayah David Ozora soal Kalemnya Mario Dandy saat Ditangkap Polisi: Paling Cuma 2 Tahun 8 Bulan
-
Bawa Sejumlah Bukti, Ayah David Ozora Jadi Saksi di Sidang Mario Dandy
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta