Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan salah satu pegawai Bea Cukai Kementerian Keuangan memiliki saham di perusahaan ekspor-impor.
Pegawai tersebut menjabat sebagai Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Jakarta, bernama Tahi Bonar Lumban Raja.
Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan menyebut pihaknya telah melakukan klarifikasi.
"Ada satu yang punya saham, tapi sudah kami klarifikasi. Dan tidak ada hubungan kerja antara perusahaannya dengan beliu (Tahi Bonar)," kata Pahala pada Selasa (13/5/2023).
Namun demikian, Pahala menilai kepemilikan saham itu, berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.
"Tapi tetap berpotensi konflik kepentingan, dalam artian potensi perdagangan pengaruh," ujarnya.
Oleh karenya, KPK berkirim surat ke Kementerian Keuangan untuk melarang pegawainya memiliki saham di perusahaan yang dapat memicu konflik kepentingan.
"Sudah KPK kirim surat ke Menteri Keuangan untuk melarang (pegawainya) punya perusahaan yang terkait atau potensi konflik kepentingan," sebut Pahala.
Baca Juga: Dalami Kasus Suap di MA, KPK Telisik Kemungkinan Keterlibatan PT Xavier Medika Indonesia
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi