1. Oculocutaneous albinism (OCA)
Albino jenis Oculocutaneous albinism atau OCA merupakan kelainan yang paling umum terjadi. Albinisme jenis ini mendapatkan dua salinan gen yang dapat berubah, satunya dari setiap orang tua. Kondisi ini juga disebut dengan istilah pewarisan resesif autosomal.
Oculocutaneous albinism sendiri adalah hasil dari perubahan di dalam salah satu dari delapan gen yang mempunyai berbagai label dari OCA-1 sampai OCA-8. OCA dapat menyebabkan penurunan pigmen di dalam kulit, rambut, dan mata, serta penglihatan. Diketahui kumlaj pigmen sangat bervariasi menurut jenisnya. Warna kulit, rambut, dan mata yang muncul lantaran OCA juga sangat bervariasi menurut jenisnya.
2. Albinisme okular
Kondisi albinisme okular merupakan kondisi yang terbatas hanya pada mata, sehingga biasanya akan menyebabkan masalah penglihatan. Adapun bentuk jenis ini yang paling umum adalah tipe 1. Tipe 1 terjadi lantaran turunan perubahan gen pada kromosom X dari ibu pembawa satu gen X.
Gen ini kemudian berubah saat turun kepada anaknya. Kondisi ini disebut juga sebagai pewarisan resesif terkait X. Akan tetapi, albinisme okular pada umumnya hanya terjadi pada laki-laki, dan jarang terjadi daripada OCA.
3. Albinisme terkait sindrom herediter
Contoh albinisme jenis ini yaitu sindrom Hermansky-Pudlak yang termasuk ke dalam bentuk OCA. Selain itu, juga akan muncul masalah pendarahan dan memar serta penyakit terhadap paru-paru dan usus. Sindrom chediak-higashi juga termasuk dalam bentuk OCA, seta masalah terhadap kekebalan dan infeksi berulang, masalah otak dan saraf. Selain itu juga menyebabkan gangguan pendarahan, dan masalah serius lainnya.
4. Sindrom griscelli
Baca Juga: Bayi Kura-kura Putih Mungil Ini Diklaim Pertama dari Jenisnya
Sindrom Griscelli adalah kelainan terhadap genetik yang sangat langka. Kondisi ini terjadi karena adanya cacat pada salah satu dari tiga gen. Hanya ada sekitar 150 kasus sindrom yang tercatat di seluruh dunia pada tahun 1978 hingga 2018.
Kondisi ini umumnya terjadi dengan albinisme, akan tetapi mungkin tidak akan mempengaruhi seluruh tubuh. Selain itu, sindrom Griscelli juga dapat terjadi karena masalah kekebalan tubuh serta masalah neurologis. Sindrom griscelli pada umumnya akan menyebabkan kematian dalam dekade pertama masa kehidupan.
Demikian tadi penjelasan mengenai apa itu albino. Selamat merayakan Hari Peduli Albino Sedunia!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak
-
Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris
-
Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung
-
Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter