Di sisi lain, Efriza juga menganggap Kaesang sebagai warga asli Solo memang tidak mengetahui permasalahan Kota Depok secara rinci. Namun, ia meyakini, suami Erina Gudono itu tak akan hanya sekadar diam di singgasana.
Pasalnya, kata dia, Kaesang mempunyai sosok ayah yang disebut-sebut tekun untuk membenahi infrastruktur di Indonesia. Jadi, menurutnya, apabila Kaesang sebagai wali kota bekerja dengan buruk, maka nama Jokowi pun menjadi taruhannya.
Dinilai Masih Terlalu Muda
Aktivis Angkatan 66 Deddy Baadilla menganggap Kaesang kurang tepat memimpin Kota Depok karena usianya masih sangat muda. Menurutnya, seorang pemimpin daerah harus sudah matang dalam menganalisa serta mengambil kebijakan.
Ia mengaku heran mengapa putra Jokowi itu dipaksa mencalonkan diri. Ia lantas berpesan kepada PKS Depok untuk menolak pencalonan tersebut, apalagi dinilainya, hal tersebut bakal dijadikan batu loncatan.
"Sepanjang pengetahuan saya, pejabat negara paling tidak 40 tahun, Kaesang umurnya berapa? Kenapa harus dipaksa sih," ujar Deddy kepada wartawan setelah menghadiri acara peresmian Posko Pemenangan Anies Baswedan Relawan Pejuang ABW di Jalan Kemang, Depok, Minggu (11/6/2023).
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Jokowi soal Proposal Perdamaian Prabowo: Saya Melihat Bagus-bagus Saja
-
Kocak, Erina Gudono Minta Media Jangan Pakai Foto Lawas Kaesang Pangarep
-
Proposal Perdamaian Rusia-Ukraina dari Prabowo Bikin Heboh, Jokowi: Boleh, Bagus-bagus Saja
-
Jokowi Umumkan Status Endemi COVID-19 Indonesia dalam Waktu Dekat
-
Jokowi Sentil Daerah yang Punya Banyak Anggaran Tapi Malah Buat Perjalanan Dinas: Absurd, Nggak Konkret
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan
-
Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
-
Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran
-
Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan