Suara.com - Belakangan ini ada kejadian kriminal gegara hal sepele yang sangat memprihatinkan hingga jadi sorotan publik. Sebut saja kejadian siswi SMP di Mojokerto dibunuh teman sekelas lalu diperkosa karena ditagih iuran kelas.
Selain itu ada juga kejadian pemobil tabrak dan lindas pemotor hingga tewas di Cakung karena tak terima spionnya dipatahkan. Simak penjelasan singkat tentang aksi kriminal gegara hal sepele berikut ini.
Siswi SMP di Mojokerto dibunuh teman sekelas gegara iuran kas
Seorang siswi SMP di Mojokerto inisial AE tewas dibunuh oleh teman sekelasnya inisial AB (15). Pembunuhan ini dilakukan AB bersama temannya AD (19). Mirisnya, AD sempat memperkosa korban hingga dua kali yang diduga dilakukan saat korban sudah tak bernyawa.
Motif pembunuhan siswi SMP di Mojokerto itu karena pelaku dendam pada korban. Diungkap bahwa korban adalah bendahara di kelas yang bertugas memungut iuran dari teman-teman satu kelasnya Rp 5.000 per minggu.
Sebelum melakukan aksi pembunuhan, AB ternyata menunggak iuran kelas selama 2 bulan, atau total sebesar Rp 40.000. AB lantas meminta bantuan AD untuk membunuh korban pada 15 Mei 2023.
Bukan hanya membunuh korban, pelaku juga membawa lari ponsel dan sepeda motor korban. AB dan AD kini ditahan di Rutan Polres Mojokerto Kota serta terancam pidana mati hingga penjara seumur hidup.
Pemobil tabrak dan lindas pemotor sampai tewas gegara spion
Insiden nahas pengemudi mobil tabrak dan lindas pemotor hingga tewas terjadi di kawasan Cakung, pada Rabu (14/6/2023). Pelaku yang mengendarai mobil minibus Avanza, OS (26) merupakan tetangga dekat korban, MBP (34) yang berdomisili di Bekasi.
Baca Juga: DURJANA! 2 Pria Bejat Rampok-Perkosa SPG Shoowroom Mobil Di Bekasi, Korban Digilir Di Atas Ertiga
Kecelakaan itu dipicu oleh cekcok karena sepeda motor korban dan mobil tersangka bersenggolan di jalan. Setelah cekcok dianggap selesai, tiba-tiba korban merusak kaca spion mobil tersangka dan kabur menggunakan sepeda motor.
OS pun mengejar MBP hingga kemudian disenggol secara sengaja hingga berujung terlindas tewas di gerbang tol Cakung-Kelapa Gading.
Setelah menabrak, OS sempat kabur namun akhirnya menyerahkan diri kepada pihak berwajib pada Rabu (14/6/2023) malam. Atas perbuatannya, OS terancam hukuman 5 tahun penjara.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
DURJANA! 2 Pria Bejat Rampok-Perkosa SPG Shoowroom Mobil Di Bekasi, Korban Digilir Di Atas Ertiga
-
Fakta Duo Pembunuh-Pemerkosa Siswi SMP di Mojokerto: Belasan Kali Jadi Perampok
-
Kejam! AB Tega Membunuh Teman Sekelasnya karena Tagihan Iuran, Jasad Korban Diperkosa 2 Kali Oleh Teman Pelaku
-
David Ozora Siuman Pasca Koma 1 Bulan, Jonathan Latumahina Bocorkan Amalannya: Baca Al-fatihah 100 Kali dan Maafkan Mario Dandy
-
Sakit Hati, Siswa SMP Bunuh Temannya Gara-gara Ditagih Uang Kas
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China