Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara Sri Kumala viral di media sosial karena marah-marah memaki seorang mahasiswa. Peristiwa itu terjadi di Desa Sijawi-jawi, Kecamatan Sei Kepayang Barat, Kabupaten Asahan..
Dalam video yang beredar, tampak Sri Kumala memaki seorang mahasiswa, bahkan ia terlihat arogan tidak akan memberikan beasiswa kepada mahasiswa tersebut. Padahal, beasiswa tersebut berasal dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Dalam video juga terlihat puluhan orang berkumpul dan duduk dalam acara reses tersebut. Ada juga spanduk yang bertuliskan Sri Kumala dalam video yang kini sudah ditonton oleh jutaan orang di Twitter.
Dengan menggunakan pengeras suara, Sri Kumala tampak memanggil seorang pemuda yang saat itu mengenakan hoodie dan berpeci hitam.
Pemuda yang dipanggil oleh Sri Kumala tersebut ternyata merupakan seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta yang ada di Asahan. Mahasiswa itu diduga telah mengkritik Sri Kumala.
Mahasiswa tersebut pun langsung maju menuju Sri Kumala yang memanggilnya. Ia lalu dipersilahkan untuk duduk di depan menghadap masyarakat yang mengikuti kegiatan reses tersebut.
Pada saat itu, Sri Kumala juga menghardik mahasiswa tersebut untuk berhati-hati jika berbicara kepadanya. Sri meminta mahasiswa itu sadar apa yang ia lakukan saat memaki mahasiswa tersebut diliput oleh awak media.
Ia juga menjelaskan kepada masyarakat yang ada di hadapannya, bagaimana desa bisa maju apabila masyarakat serta anggota DPRD-nya tidak mau bersatu. Ia kemudian mengarahkan pembicaraannya kembali pada mahasiswa.
Sri Kumala menyebut bahwa sebelumnya, mahasiswa yang ia panggil sudah bersikap tidak sopan pada saat menghadiri acara resesnya. Namun, masih belum diketahui secara pasti pertanyaan apa yang dilontarkan oleh mahasiswa tersebut kepada Sri Kumala.
Baca Juga: Pemkab Banjarnegara Terima 149 Mahasiswa KKN Tematik IPB Bogor, Ini yang Akan Dilakukan
"Kalau kau tadi baik, ku bantu kau bantuan Provinsi Sumatera Utara. Tak bayar orang tua kau kuliah. Tapi karena kau tidak sopan, aku juga bisa lebih enggak sopan ya, biar tau," katanya ke arah mahasiswa tadi.
Dalam acara tersebut, Sri Kumala juga menyebut bahwa sebenarnya ia sudah mempunyai firasat yang tidak baik yaitu tidak diterima di desa tersebut untuk memberikan bantuan yang digelar di acara resersnya.
Bahkan disebutkan bahwa Sri Kumala sudah merasa kesal sejak awal pergi ke desa tersebut karena beberapa alasan, ditambah lagi pertanyaan dari mahasiswa yang ia panggil ke depan dianggap tidak sopan menambah rasa jengkel anggota DPRD Sumut tersebut.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Pemkab Banjarnegara Terima 149 Mahasiswa KKN Tematik IPB Bogor, Ini yang Akan Dilakukan
-
Dukung Kemajuan Kebudayaan Sunda, DPRD Kota Bogor dan Pemkot Bogor Sahkan Perda Baru
-
Rayakan HJB ke-541, DPRD Kota Bogor Gelar Rapat Paripurna
-
Viral Video Mahasiswa Kebidanan Berhijab Pamer Payudara Durasi 2 Menit
-
Tawuran Mahasiswa UIN Alauddin Makassar, Wakil Dekan Fakultas Syariah Terluka
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Undang Rocky Gerung, PDIP Bahas Isu yang Jadi Sorotan Masyarakat di Rakernas
-
Kejar Target Sebelum Ramadan, Mendagri Minta Bantuan 15 Ribu TNI-Polri Bersihkan Lumpur Sumatra
-
OTT Pegawai Pajak, DJP Siap Beri Sanksi jika Terbukti Korupsi
-
Rocky Gerung Terpantau Turut Hadiri Rakernas PDIP di Ancol
-
Ganjar Soroti Pelaksanaan Demokrasi dan Isu Pilkada di Rakernas PDIP 2026
-
Tolak Wacana Pilkada via DPRD, Ganjar: Sikap PDI Perjuangan Sangat Jelas!
-
Dosen Utama STIK: UU ITE Tak Melemah, Penyebar Hoaks Tetap Bisa Dipidana!
-
AMLI Soroti Dampak Ranperda KTR: Usaha Reklame Tertekan, Tenaga Kerja Terancam
-
Dasco Persilakan Tito Lanjut Pimpin Pemulihan Aceh: DPR Fokus Anggaran dan Mengawasi
-
Dasco Pimpin Rapat di Aceh: Minta Pendataan Rumah Rusak Dikebut Sepekan