Suara.com - Seleksi masuk perguruan tinggi UTBK (Ujian Tertulis Berbasis Komputer) sudah dilaksanakan dan sekarang peserta sudah bisa mencetak sertifikat dan melihat nilai rata-rata. Cara hitung rata-rata nilai UTBK 2023 bisa dicek sejak Senin, 26 Juni 2023.
Nilai UTBK merupakan syarat masuk ke perguruan tinggi di Universitas. Ada cara yang tepat untuk menghitung rata-rata nilai UTBK 2023. Jika kamu belum tahu, silahkan simak cara hitung rata-rata nilai UTBK 2023 di bawah ini.
Cara Hitung Rata-rata Nilai UTBK 2023
Nilai UTBK merupakan tes yang bertujuan untuk mengukur:
1. Tes Potensi Skolastik (TPS) terdiri atas:
- Kemampuan penalaran umum
- Kemampuan kuantitatif
- Pengetahuan dan pemahaman umum
- Kemampuan memahami bacaan dan menulis
2. Literasi dalam Basa
- Literasi Bahasa Indonesia
- Literasi Bahasa Inggris
3. Tes Penalaran Matematika
Baca Juga: 7 PTN yang Membuka Jalur Mandiri Pakai Nilai UTBK 2023
Maka nantinya, dalam sertifikat skor, peserta UTBK akan mendapatkan skor yang terbagi atas poin-poin di atas, antara lain:
- Skor hasil tes kemampuan penalaran umum
- Skor hasil tes kemampuan kuantitatif
- Skor hasil tes pengetahuan dan pemahaman umum
- Skor hasil tes kemampuan memahami bacaan dan menulis
- Skor hasil tes literasi Bahasa Indonesia
- Skor hasil tes literasi Bahasa Inggris
- Skor hasil tes penalaran matematika.
Cara hitung rata-rata nilai UTBK 2023 adalah dengan langkah-langkah sebagai berikut:
- Jumlahkan skor dari poin-poin tes UTBK di atas.
- Hasil penjumlahan skor dari poin-poin tes UTBK di atas dibagi tujuh.
- Hasil pembagian merupakan rata-rata nilai UTBK 2023 yang didapatkan setiap peserta.
Skor dan sertifikat UTBK nantinya harus dicetak untuk dilampirkan dalam berkas daftar ulang di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Sebelum dicetak, kamu bisa melihat skor UTBK yang memungkinkan kamu mendapatkan kepastian lulus atau tidak lulus seleksi.
Hasil UTBK bisa dilihat dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Masuk ke laman pengumuman UTBK 2023 melalui https://pengumuman-snbt-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?