Suara.com - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo membeberkan alasan Jalan Benyamin Sueb dan sekitarnya macet saat Jakarta Fair 2023 berlangsung. Kepadatan kendaraan disebut terjadi lantaran kedatangan pengunjung dalam waktu bersamaan.
Ia menyebut pihaknya rutin memantau kinerja lalu lintas, khususnya di sekitar Jalan Benyamin Sueb selama Jakarta Fair berlangsung. Hasilnya, memang didapati terjadi kepadatan kendaraan selama periode tertentu selama ajang pameran dan hiburan itu berjalan.
Menurutnya, lahan parkir di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran sudah memadai. Namun, karena kendaraan berbarengan terjadi kepadatan di ruas jalan.
"Kami pantau begitu masifnya masyarakat dengan kendaraan pribadi. Sebenarnya di sana sudah disiapkan lahan parkir, tapi karena bersamaan masyarakat masuk, sehingga ada kepadatan," ujar Syafrin di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (29/6/2023).
Karena itu, ia menyarankan agar masyarakat menggunakan angkutan umum saat menuju ke Jakarta Fair Kemayoran.
Bagi masyarakat yang tinggal jauh dari Kemayoran, Syafrin menyebut Kereta Rel Listrik (KRL) juga bisa dipergunakan. Nantinya, pelanggan bisa melanjutkan perjalanan dengan shuttle bus di Kemayoran.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar ke PRJ (Jakarta Fair) itu tetap menggunakan angkutan umum," ucapnya.
Selain itu, Syafrin saat ini juga disediakan rute bus Transjakarta khusus yang menuju langsung arena Jakarta Fair.
"Jadi sekarang untuk Transjakarta ada tiga rute yang disiapkan Pemprov DKI untuk melayani ke kemayoran. Diantaranya salah satunya ada rute yang dri balaikota ke kota, sekarang diarahkan ke PRJ dahulu, dan sebaliknya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Heru Budi: LRT Jabodebek Bisa Kurangi Kemacetan di Jakarta
-
Besok, Pemprov DKI Gelar Salat Idul Adha di Halaman Balai Kota, Terbuka untuk Umum
-
Pemprov DKI Pastikan 99 Persen Hewan Kurban di Jakarta Layak Dikurbankan Saat Idul Adha
-
Manfaatkan Segera! Pemprov DKI Gelar Pemutihan Sanksi Pajak dan Balik Nama Kendaraan Sampai Akhir Tahun
-
RDF Plant Beroperasi Komersil, Dua Perusahaan Semen Teken Kontrak Beli Hasil Olahan Pengganti Batu Bara
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik
-
BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks
-
Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman
-
Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II