Suara.com - Dalam rangka menyemarakkan Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah, PT Pegadaian menyalurkan 744 ekor hewan kurban yang dilakukan serentak di 12 Kantor Wilayah Pegadaian di seluruh Indonesia. Sementara 30 ekor kurban lainnya disalurkan oleh Kerohanian Islam (Rohis) Pegadaian Kantor Pusat, melalui Rumah Potong Hewan (RPH) Amanah Bersama Agro di Bekasi, (1/7/2023).
Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan mengungkapkan, penyerahan dan penyembelihan hewan kurban ini merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas keberlangsungan dan kesuksesan bisnis perusahaan yang terus bertumbuh sejak tahun 1901 hingga sekarang.
"Alhamdulillah pada Idul Adha tahun ini, Pegadaian menyalurkan total 774 ekor hewan kurban. Kami berharap berkah dalam ibadah ini. Kami juga berdoa, semoga bisnis Pegadaian bisa semakin maju dan karyawan Pegadaian bisa semakin sejahtera, sehingga Idul Adha tahun depan jumlah hewan kurban yang disumbang Pegadaian semakin banyak dan daging kurban yang diberikan kepada masyarakat membutuhkan bisa semakin bertambah," jelas Damar.
Sementara itu, Pemilik RPH Amanah Bersama Agro Vidi Julianto mengucapkan terima kasih kepada Pegadaian yang telah mempercayakan RPH Amanah untuk melakukan penyembelihan hewan kurban.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Pegadaian atas kepercayaan yang kembali diberikan oleh PT Pegadaian kepada RPH Amanah Bersama Agro sebagai tempat penyelenggara penyembelihan hewan kurban untuk yang keempat kalinya. Semoga kurban dapat memberi keberkahan dan kebermanfaatan bagi banyak orang,” ujar Vidi.
Penyaluran daging kurban sebanyak 5000 paket, didistribusikan oleh Rohis Kantor Pusat di satu titik yaitu Cabang Kebon Nanas, yang selanjutnya diberikan kepada yayasan/mitra dakwah Pegadaian, karyawan outsourcing dan masyarakat sekitar wilayah Jakarta.
Dalam momen Idul Adha yang penuh berkah ini, penyaluran daging kurban yang dilakukan Pegadaian tidak semata hanya untuk memenuhi kebutuhan daging kurban di masyarakat, namun telah dilakukan proses pemilihan hewan kurban yang ketat, sehingga dapat dipastikan daging kurban yang didistribusikan Pegadaian telah memenuhi standar kebersihan dan berkualitas.
Berita Terkait
-
Merasa Difitnah, Dewi Perssik akan Laporkan Akun YouTube Ini karena Catut Namanya, Pak RT hingga Putri Ariani untuk Konten HOAX
-
Farhat Abbas Dukung Pak RT Laporkan Dewi Perssik atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
-
CEK FAKTA: 2 Hari Setelah Idul Adha Akhirnya Ferdy Sambo Dieksekusi Mati, Benarkah?
-
Farhat Abbas Siap Jadi Pengacara Gratis Pak RT, Lawan Dewi Perssik
-
Dicap Sesat, Panji Gumilang Tak Sembelih Hewan Kurban, Begini Pengakuan Eks Jemaah Al Zaytun
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi