Suara.com - Wanita Emas pemilik nama lengkap Mischa Hasnaeni Moein menangis saat menjalani sidang korupsi. Dia minta agar dijadikan tahanan kota karena tidak kuat jika harus tidur di lantai penjara. Namun permintaan Hasnaeni itu ternyata jadi tertawaan hakim.
Hasnaeni dulunya adalah Direktur Utama PT Misi Mulia Metrikal (MMM). Dia kini menjalani sidang kasus dugaan korupsi penyimpangan data PT Waskita Beton Precast Tbk yang ditangani oleh Kejaksaan Agung. Jumlah uang yang dikorupsi Hasnaeni mencapai Rp 2,5 triliun.
Momen Hasnaeni sesengukan menangis mengeluh nasib malangnya di dalam penjara itu terjadi ketika sidang pada 10 Mei 2023 lalu. Namun belakangan momen itu viral setelah diunggah oleh akun Twitter @sosmedkeras. Simak deretan kontroversi Hasnaeni alias wanita emas berikut ini.
1. Awal Mula Nama Wanita Emas
Nama Mischa Hasnaeni Moein terdengar pada tahun 2016 jelang Pilkada DKI Jakarta 2017. Dia adalah mantan kader Partai Demokrat yang bertekad maju sebagai calon gubernur.
Julukan Wanita Emas datang dari jargon yang kerap dibawa Hasnaeni yakni "era masyarakat sejahtera". Menurut dia, emas adalah simbol kesejahteraan. Dengan panggilan Wanita Emas, Hasnaeni berharap bisa menjadi wanita yang membawa kesejahteraan untuk masyarakat luas.
2. Dilaporkan Dugaan Penipuan
Hasnaeni pernah dilaporkan atas dugaan penipuan tender proyek jalan di Jayapura pada tahun 2016. Namun pengacara wanita emas, Jon Mathia membantah semua tuduhan yang ditujukan ke kliennya.
Jon meminta agar kasus dugaan penipuan itu tidak dikaitkan dengan isu politik karena ketika itu Hasnaeni jadi bakal cagub DKI. Ketika itu Jon juga membantah ada transaksi keuangan antara Hasnaeni dengan pelapor Abu Arief Hasibuan.
3. Tantang Lalu Bela Ahok
Hasnaeni juga pernah menantang Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilgub DKI 2017. Dia bahkan ingin maju dalam Pilgub DKI Jakarta. Namun pada akhirnya dia berubah sikap dan mendukung Ahok.
Rumah Hasnaeni yang berada di Kemang pernah kebanjiran pada tahun 2016. Dia sempat minta tolong untuk dievakuasi. Ahok pun ketika itu juga ikut mengomentari banjir di rumah wanita emas.
Pada akhirnya wanita emas justru mendukung Ahok. Hal ini dibuktikan ketika dia mendatangi Rumah Lembang yang merupakan basis relawan Ahok. Dia pun memuji Ahok karena berjasa membuat rumahnya tidak kebanjiran lagi.
4. Reklame Disegel
Sebelum mencalonkan diri menjadi cagub DKI Jakarta, Wanita Emas kerap memasang reklame. Namun salah satu reklame Husnaeni di Jalan Warung Jati Barat, Buncit, Jakarta Selatan diberi segel merah karena belum membayar pajak. Walau begitu Hasnaeni mengaku menyewa reklame dari billboard dan sudah membayar semua biaya.
Berita Terkait
-
Bikin Hakim Tertawa, Hasnaeni si Wanita Emas yang Korupsi Rp 2,5 T Merengek Tak Tahan Tidur di Lantai Penjara
-
Siapa Sosok yang Kembalikan Uang Rp27M di Kasus Korupsi BTS 4G Kominfo?
-
Wanita Emas Mewek Ngadu ke Hakim, Seperti Apa Rasanya Dipenjara Sebagai Napi Koruptor?
-
Harta Kekayaan Wanita Emas, Si Tajir Melintir Ternyata Korup Rp 2,5 Triliun
-
Brigjen Endar Kembali ke KPK, Rocky Gerung Singgung Firli Bahuri: Dia Mau Cari Cara Supaya Nggak Terlihat Gusar
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil
-
Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung