Suara.com - Sudah tahu belum, kalau Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) QRIS per tanggal 1 Juli 2023 dikenakan biaya sebesar 0,3%? Sebelumnya biaya Merchant Discount Rate (MDR) QRIS bagi usaha mikro adalah 0% alias gratis.
Meski tak lagi gratis, penggunaan QRIS tidak bisa dilewatkan begitu saja. Para pelaku usaha yang ingin bertahan di era kemajuan digital seperti sekarang ini perlu menyediakan QRIS. Pasalnya, sebagian orang lebih suka menyimpan uangnya melalui e-wallet atau dompet digital daripada membawa uang tunai saat berbelanja. Jadi, Anda perlu mengimbanginya dengan membuatkan kode QR scan sehingga memudahkan transaksi.
Lantas, bagaimana cara membuat QRIS?
Sebelum membahas lebih lanjut mengenai cara membuat QRIS, Anda harus tahu dulu apa itu QRIS. QRIS (Quick Response Indonesian Standard) adalah kode QR yang diatur oleh BI (Bank Indonesia) dan ASPI (Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia) untuk pembayaran cashless. Sistem pembayaran QRIS menyatukan berbagai macam kode QR dari PJSP (Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran) dengan kode QR. Kehadiran QRIS ini sangat membantu para pelanggan yang berbelanja dengan mengandalkan uang elektronik seperti DANA, OVO, GoPay, dan lain sebagainya.
Cara melakukan pembayaran transaksi dengan QRIS sangat mudah, di mana pengguna tinggal melakukan pemindaian kode QR menggunakan aplikasi yang mendukung QRIS sebagai metode pembayarannya. Aplikasi yang mendukung QRIS umumnya adalah e-wallet hingga mobile banking yang telah dilengkapi dengan fitur scan QR.
Cara Membuat QRIS
Anda bisa mendaftarkan QRIS untuk usaha Anda, sehingga pembayaran transaksi menjadi lebih mudah, praktis, dan efisien. Cara membuat QRIS adalah sebagai berikut:
1. Langkah pertama yang harus Anda lakukan untuk mendapatkan QRIS adalah mengunjungi situs website www.qris.id dan memahami terlebih dahulu semua informasi yang berkenaan dengan QRIS.
2. Pada halaman awal akses menu untuk daftar QRIS atau di website www.qris.id/register, akan muncul halaman baru berupa form pendaftaran. Anda perlu mengisi semua pertanyaan pada form pendaftaran dan pilih jenis usaha yang ingin Anda registrasikan.
Baca Juga: Perbedaan QR Promptpay Thailand dan QRIS Indonesia, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
3. Jika Anda sudah selesai mengisi semua jawaban di form pendaftaran, berikutnya Anda perlu melakukan pembayaran QRIS. Pembayaran ini bisa melalui e-wallet seperti ShopeePay, DANA, OVO, GoPay, LinkAja, dan lainnya yang biasa Anda gunakan.
4. Silakan tunggu notifikasi registrasi masuk melalui email dan WhatsApp yang terdaftar pada form pendaftaran. Anda akan memperoleh username dan kata sandi. Jika sudah mendapatkan username dan kata sandi, maka bisa mencoba login pada halaman dashboard.
5. Selanjutnya, silakan Anda mengunggah kelengkapan dokumen fisik administrasi.
6. Anda akan menerima notifikasi maksimal 7 hari kerja melalui email dan WhatsApp. Hasil kelengkapan dokumen akan menunjukkan apakah data sudah lengkap, benar, atau masih ada yang kurang. Jika semua data Anda sudah benar dan lengkap, maka Anda bisa langsung mencetak QRIS. Kemudian, Anda pun bisa monitoring transaksi uang yang masuk di QRIS melalui dashboard QRIS.
Ingat, membuatkan QRIS untuk pembayaran transaksi akan menjadi poin plus bagi pelaku usaha yang menerapkannya. Sebab, itu akan memudahkan pelanggan saat membayar dan juga diri Anda sendiri, sebab tidak perlu repot-repot mencari uang kembalian.
Sekarang Anda sudah tahu bagaimana cara membuat QRIS. Selamat mencoba!
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol
-
Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan