Suara.com - Bakal calon presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KKP), Anies Baswedan, telah tiba di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, untuk menghadiri acara Apel Siaga Perubahan, Minggu (16/7/2023).
Selain Anies, para ketua umum partai politik anggota KKP juga sudah hadir di lokasi. Terpantau Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono tiba pukul 14.05 WIB.
AHY tampak didampingi Sekjen Demokrat Teuku Riefky, Wakil Ketua Umum Demokrat Benny K Harman dan Kepala BPOKK Demokrat Herman Khaeron.
Bersamaan dengan AHY, rombongan PKS juga sudah tiba di lokasi.
Terlihat Presiden PKS Ahmad Syaikhu didampingi Sekjen PKS Habib Aboes Bakar Al Habsyi dan sejumlah juru bicara PKS yakni Muhammad Iqbal, Pipin Sopian dan Muhammad Kholid.
Sementara itu, Ketua Umum NasDem Surya Paloh tiba sekitar pukul 14.35 WIB. Paloh terlihat didampingi oleh Wakil Ketua Umum NasDem Ahmad Ali dan jajaran petinggi NasDem lainnya.
Sejurus dengan itu, Anies juga terlihat tiba di lokasi mendampingi Surya Paloh. Anies tampak mengenakan kemeja berwarna biru dan baret berwarna navy.
Anies dan Surya Paloh tampak menggunakan mobil yang sama. Keduanya langsung masuk ke Stadion GBK dan belum memberikan keterangan terkait Apel Siaga Perubahan.
Jokowi Tak Diundang
Baca Juga: Prabowo Ungkap Alasan Gabung Pemerintahan Jokowi: Padahal Saya Dikalahkan Dua Kali
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum MasDem Ahmad Ali menyampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak diundang dalam acara ini. Dia berdalih Apel Siaga Perubahan merupakan agenda internal partai.
"Tidak (mengundang Pak Jokowi), karena kegiatan pada tanggal 16 Juli ini adalah kegiatan internal partai politik, jadi kita tidak mengundang pihak-pihak eksternal termasuk pemerintah yang non kader Partai Nasdem," ujar di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Rabu (12/7/2023).
Apel Siaga Perubahan, kata Ali, bakal diisi dengan pidato dari Ketua Umum NasDem Surya Paloh dan bakal calon presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan. Namun, relawan Anies juga tidak diundang dalam acara tersebut.
Berita Terkait
-
Prabowo Ungkap Alasan Gabung Pemerintahan Jokowi: Padahal Saya Dikalahkan Dua Kali
-
AHY dan Presiden PKS Bakal Hadiri Apel Siaga Perubahan NasDem di Stadion GBK Hari Ini
-
Elektabilitas Anies Turun, NasDem Kumpulkan Demokrat dan PKS Senin Besok di Jakarta
-
BRIN Usul Ganjar Pilih Cawapres dari NU Atau Kubu Lawan Jika Ingin Menang: Kalau Sama Nggak Guna
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Putus Rantai Tawuran, Pemkot Jaksel Bangun Gelanggang Olahraga di Manggarai
-
Iran: Kroco Donald Trump Serang Kapal Sipil di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas
-
Nekat! Meski Ada Aparat, Pria Tak Dikenal Tetap Hajar Waketum PSI Bro Ron, Ini Kronologinya
-
KPK Bongkar Aliran Dana CSR BI ke Yayasan Milik Heri Gunawan dan Satori, Dua Eks Pejabat Diperiksa
-
Apakah Hukum Kurban Online Sah? Ini Panduan Berkurban via Digital Sesuai Syariat
-
Neraka di Sinaloa: 3.180 Orang Tewas, Ribuan Diculik dalam Perang Kartel
-
UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran
-
Harga Sapi Kurban 2026 Mulai Rp5 Jutaan, Cek Perbandingan Jenis dan Estimasi Biayanya
-
Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM