Suara.com - DPP PDI Perjuangan akan memanggil Budiman Sudjatmiko untuk meminta klarifikasi mengenai pertemuannya dengan bakal calon presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Selasa (18/7/2023). Apakah anda tahu siapa Budiman Sudjatmiko sebenarnya?
Pemanggilan Budiman Sudjatmiko ini seperti dilakukan kepada kader PDI Perjuangan lainnya, Effendi Simbolon yang beberapa waktu lalu mengundang Prabowo dalam sebuah acara. Seberapa pentingkah sosok Budiman Sudjatmiko hingga bertemu dengan Prabowo?
Untuk anda yang penasaran siapa Budiman Sudjatmiko sebenarnya, simak profinya berikut ini.
Budiman Sudjatmiko lahir pada tanggal 10 Maret 1970 di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Ia merupakan anak pertama dari empat bersaudara dan menghabiskan masa kecilnya di Cilacap, Bogor, dan Yogyakarta dalam lingkungan keluarga yang menghargai nilai-nilai keagamaan, nasionalisme, dan kepedulian.
Sejak duduk di bangku SMP, Budiman aktif dalam berbagai kegiatan diskusi dan organisasi. Ketika memulai kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada.
Ia terjun sebagai community organizer yang berfokus pada pemberdayaan politik, organisasi, dan ekonomi bagi petani dan buruh perkebunan di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Namun, karena kesibukannya dalam kegiatan tersebut, ia tidak dapat menyelesaikan kuliahnya.
Pada tahun 1996, Budiman mendirikan Partai Rakyat Demokratik (PRD), yang kemudian menyebabkan dirinya dipenjara oleh pemerintah Orde Baru dan divonis 13 tahun penjara karena dianggap sebagai dalang dari insiden yang terjadi saat itu.
Namun, berkat perlawanan dari pendukung PDI dan rakyat Jakarta, serta kemenangan gerakan demokrasi, hukumannya hanya berlangsung selama 3,5 tahun setelah diberi amnesti oleh Presiden Abdurrahman Wahid pada 10 Desember 1999.
Baca Juga: CEK FAKTA: Tak Sanggup Bersaing dengan Anies, Prabowo Mengundurkan Diri dari Pilpres 2024
Setelah bebas dari penjara, Budiman melanjutkan pendidikannya dengan mengambil Ilmu Politik di Universitas London dan meraih gelar Master Hubungan Internasional di Universitas Cambridge, Inggris.
Setelah kembali ke Indonesia, ia bergabung dengan PDI Perjuangan pada akhir tahun 2004 dan mendirikan REPDEM (Relawan Perjuangan Demokrasi), sebuah organisasi sayap partai.
Saat ini, Budiman menjabat sebagai anggota DPR RI dari PDI Perjuangan untuk Daerah Pemilihan Jawa Tengah VIII, yang meliputi Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Cilacap. Di DPR, ia bergabung di komisi II yang membidangi pemerintahan dalam negeri, otonomi daerah, aparatur negara, dan agraria.
Di tingkat internasional, Budiman juga aktif sebagai pengurus Steering Committee dari Social-Democracy Network in Asia (Jaringan Sosial-Demokrasi Asia). Selain itu, saat ini ia juga memegang posisi sebagai Pembina Utama di Dewan Pimpinan Nasional organisasi PARADE NUSANTARA, yang merupakan organisasi yang menghimpun para kepala desa dan seluruh perangkat desa di seluruh Indonesia.
Demikian ulasan singkat mengenai siapa Budiman Sudjatmiko, politisi PDI Perjuangan yang bertemu dengan calon presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Tag
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Tak Sanggup Bersaing dengan Anies, Prabowo Mengundurkan Diri dari Pilpres 2024
-
Budiman Sudjatmiko Ketemu Prabowo, Ini Reaksi Warganet: Namanya Politik!
-
Dulu Berhadap-Hadapan, Sekarang Rangkul Bersama: Momen Pertemuan Budiman Sudjatmiko dan Prabowo Subianto
-
Ogah Kalah dengan Ganjar, 3 Fakta Bocoran Desain Baju Kampanye Prabowo yang Fun
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi
-
Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Dukung Asta Cita Prabowo Subianto, Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Melek Ketahanan Pangan
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan