News / Nasional
Kamis, 03 Agustus 2023 | 13:30 WIB
Ilustrasi Sholat, sujud - Bacaan Sholat Jamak Dzuhur dan Ashar (Unsplash)

Tata Cara Sholat Jamak Dzuhur dan Ashar 

Sebagaimana disebut dalam Ahkam Ash-Sholah karya Syaikh Ali Raghib, ketika kita mengawali sholat jamak, seseorang yang diwajibkan untuk membaca niat terlebih dahulu termasuk jamak dzuhur dan ashar.

Apabila, sholat jamak tersebut merupakan jamak taqdim, maka di antara keduanya wajib dikerjakan secara berurutan. 

"Jika seseorang melakukan sholat dengan cara jamak taqdim dan ia lebih dulu sampai ke tempat tujuan, lalu ia bermaksud hendak tinggal di sana sebelum waktu kedua tiba, maka jika sholat tersebut telah usai didirikan, tetaplah sholat jamak tersebut dipandang sah," kata Syaikh Ali Raghib sebagaimana ditranslatekan oleh M. Abdillah al-Faqih dan M. al-Mu'tashim Billah. 

Setelah mengetahui bacaan niatnya, berikut ini tata cara mengerjakan sholat jamak dzuhur dan ashar

1. Membaca niat 

2. Takbiratul Ihram 

3. Membaca surah Al-Fatihah dilanjutkan dengan membaca salah satu surah pendek 

4. Rukuk 

Baca Juga: Bacaan Sholat Jamak Maghrib Isya, Lengkap dengan Niat dan Ketentuannya

5. I'tidal 

6. Sujud 

7. Duduk diantara dua sujud 

8. Sujud kedua 

9. Melakukan gerakan sholat dzuhur seperti biasa hingga salam 

10. Lalu langsung berdiri lagi untuk mengerjakan sholat yang kedua (Ashar) 

11. Membaca surah Al Fatihah dilanjutkan dengan membaca surah pendek 

12. Melakukan gerakan sholat fardhu seperti biasa hingga salam. 

Ketentuan Sholat Jamak Dzuhur dan Ashar 

Sholat jamak dzuhur dan ashar dapat dilakukan apabila telah memenuhi syarat-syarat berikut ini: 

1. Karena hujan lalu takut. Hujan yang dimaksud di sini seperti turunnya salju dan juga suasana dingin yang sangat menyengat. Hal ini sebagaimana telah disebutkan dalam Kitab Kasyaful Qana' karya Imam al-Bahuti. 

2. Karena safar atau bepergian. Ketentuan ini bersandarkan pada hadits shahih yang diriwayatkan oleh an-Nasa'i dari Ibnu Abbas RA bahwasannya, Nabi Muhammad SAW pernah mengerjakan sholat dzuhur bersamaan dengan ashar dan maghrib bersama isya tanpa sebab ketakutan ataupun safar. 

3. Karena sakit, lemah, hingga kesulitan. Ini sebagaimana yang disebutkan pada sebuah riwayat dari Ibnu Abbas RA, ia mengatakan bahwa, 

"Rasulullah SAW pernah sholat Dzuhur bersama Ashar dan Maghrib bersama Isya di Madinah tanpa sebab ketakutan datau sebab hujan." (HR Muslim) 

Itulah tadi bacaan sholat jamak dzuhur dan ashar, mulai dari niat, tata cara hingga ketentuannya. Semoga bermanfaat!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Load More