"Itu membuat saya selalu berbaik sangka terhadap NP. Saya sama sekali tak punya kecurigaan akan dibohongi dan diperlakukan begini sekian lama," curhatnya sambil menangis.
Istri Bupati Gorontalo lakukan penganiayaan
Kasus ini sebenarnya pernah terungkap Ifana mendapat kekerasan dari istri NP, yang berinisial FN. Ifana pun melaporkan FN ke Polda Gorontalo pada 17 April 2018. Peristiwa itu sempat ramai mendapatkan sorotan publik hingga ada jejak digitalnya.
Namun laporan itu ditarik Ifana setelah FN minta maaf dan mencapai beberapa kesepakatan. Pada hari yang sama tengah malam, IA mengungkap FN bersama rombongan anak buah Bupati datang ke rumah memintanya mencabut laporan.
"Mereka (keluarga Bupati Gorontalo) sampai sujud-sujud di kaki saya minta maaf, minta berdamai agar mencabut laporan saya di Polda. Karena ditekan terus-menerus, akhirnya saya tanda tangani (damai)," ucap Ifana.
Ifana diancam revenge porn
Namun menurut Ifana, sampai hari ini FN belum pernah memberikan salinan surat tersebut. Bahkan ketika diminta salinan surat itu, dia malah diancam dengan revenge porn, dengan foto telanjangnya akan disebarluaskan.
"Saya diancam oleh FN bahwa foto-foto telanjang saya sudah dicetak dan diperbanyak. (NP mengancam) akan memberikan (foto telanjang) saya ke penyidik," ujar Ifana.
"Yang minta foto dan video telanjang saya itu NP, dia yang maksa minta. Kalau nggak dikasih saya diancam tidak akan dinikahi," sambungnya.
Ifana minta keadilan
Ifana mendesak agar Mendagri Tito Karnavian agar mengevaluasi dan menindaklanjuti laporannya terhadap Bupati Gorontalo. Dia ingin keadilan dalam kasusnya.
Apalagi, lanjut Ifana, dirinya sudah lama bungkam. Ia sudah tidak kuat terus dibohongi selama 8 tahun. Karena itu, ia berharap Tito Karnavian segera mengambil tindakan atas kelakuan NP.
"Saya datang ke Jakarta untuk minta keadilan agar (Mendagri) menindak perilaku tak bertanggung jawab Bupati NP yang sekian lama mempermainkan saya. Bayangkan 8 tahun saya dibohongi!" tegas IA
"Saya hanya tidak mau orang seperti NP menjadi Khalifah di Gorontalo. Dia tidak pantas jadi pemimpin warga Gorontalo," pungkasnya.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Kacau! Bupati Gorontalo Diduga Sering Minta Foto dan Video Syur ke Seorang Wanita, Ancam Bakal Disebar Kalau Tak Nurut
-
Jalin Hubungan bak Suami Istri Tapi Tak Kunjung Dinikahi, Wanita Ini Laporkan Bupati Gorontalo ke Mendagri Tito
-
Kemendagri Pastikan Penjabat Bupati Banggai Kepulauan Diperpanjang Hingga 2024
-
Heboh Video Porno 'Iklan Sabun Mandi' Bikin Netizen Geram: Video Nakes di Ogan Ilir Bugil
-
Tak Masuk Tuntutan, 3 Alasan Hakim Larang Alwi Akses Internet 8 Tahun
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!