Suara.com - Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) di seluruh Indonesia telah menyelesaikan tugas besarnya pada Kamis, (17/08/2023) dalam pengibaran dan penurunan bendera merah putih memperingati HUT RI ke-78 tahun kemarin.
Setelah melakukan seleksi, persiapan, latihan dan pelaksanaan hingga selesai dengan baik, para pasukan pengibar bendera berkorban waktu, tenaga, dan mental.
Para Paskibraka yang sudah menyelesaikan tugasnya juga akan menerima honor dan hadiah dari Dinas Pemuda dan Olahraga untuk Paskibraka tingkat kota,kabupaten, dan provinsi. Sedangkan untuk Paskibraka Nasional akan menerima honor dan hadiah dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Honor atau gaji yang diterima oleh anggota Paskibraka ini pun berbeda-beda, disesuaikan dengan tingkatan. Untuk anggota Paskibraka Nasional, honor yang mereka terima berkisar mulai dari Rp 3 juta hingga Rp 10 juta.
Tak hanya honor berbentuk uang, namun para Paskibraka Nasional biasanya akan diberikan hadiah lain seperti studi banding ke dalam negeri atau ke luar negeri, sertifikat yang ditandatangani oleh Presiden, hingga peluang beasiswa pendidikan.
Sedangkan untuk anggota Paskibraka Provinsi, Paskibraka tingkat provinsi, berdasarkan data dari Provinsi Sulawesi Barat pada tahun 2022 lalu, anggota Paskibraka Provinsi berhak untuk menerima honor sebesar Rp 1,5 juta. Paskibraka Provinsi ini pun juga biasanya menerima penghargaan lain seperti studi banding, sertifikat yang ditandatangani gubernur atau pejabat daerah yang bertugas.
Untuk Paskibraka tingkat kota/kabupaten, honor yang mereka terima berkisar dari Rp 500 ribu hingga Rp 1,5 juta.
Anggota Paskibraka ini sendiri juga sering mendapatkan apresiasi lebih dari kepala daerah, maka dari itu hadiah atau honor yang diterima oleh anggota Paskibraka di setiap daerah kemungkinan besar berbeda-beda.
Baca Juga: Pembawa Baki Bendera Lilly Wenda Tetap Fokus Meski Sepatu Lepas Tuai Pujian
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Bobby Nasution Beri Beasiswa 4 Petugas Paskibraka
-
Sepatu Lepas Saat Pengibaran Bendera, Sikap Tenang Lilly Wenda Pembawa Baki Tuai Pujian Netizen
-
Wajah Rionaldo Stockhorst Bikin Salfok saat Temani Putrinya Jadi Anggota Paskibra
-
Pembawa Baki Bendera Lilly Wenda Tetap Fokus Meski Sepatu Lepas Tuai Pujian
-
Sosok-Sosok Penting Non Pejabat dalam Upacara HUT ke-78 RI di Istana Negara
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT