Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom diminta untuk angkat kaki dari rumah dinas oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi karena hendak kembali menggunakan bangunan tersebut.
Namun, Pemerintah Kabupaten Samosir mengaku akan melakukan lobi ke Edy Rahmayadi berkaitan dengan hal tersebut.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) sudah menyurati Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom. Permintaan dari Pemprov Sumut agar Vandiko Timotius Gultom meninggalkan rumah dinasnya disampaikan secara resmi melalui surat dengan nomor 000.2.3.2/8474/2-23 tentang pengosongan aset milik Pemprov Sumut. Surat tersebut ditandatangani secara resmi oleh Sekda Sumut Arief Sudarto Trinugroho pada tanggal 14 Juli 2023.
Kadis Kominfo Sumatera Utara Ilyas S Sitorus membenarkan Pemprov Sumut memberikan surat Pemkab Samosir untuk pengosongan rumah dinas Bupati Samosir. Rumah dinas tersebut rencana akan diperbaiki oleh Pemprov Sumut.
Edy Rahmayadi juga menjelaskan alasan Pemprov Sumut meminta Vandiko pindah. Edy menyebut rumah dinas Vandiko tersebut akan dijadikan mes.
Mantan Pangkostrad tersebut menjelaskan Samosir memiliki tanah yang luas. Oleh karena itu, Vandiko diminta memilih tempat lain yang bisa dijadikan rumah dinas.
Di sisi lain, Wakil Bupati (Wabup) Samosir Martua Sitanggang menyebut pihaknya masih berusaha untuk bertemu dengan Edy Rahmayadi. Rencananya, mereka akan meminta agar aset tersebut dihibahkan ke Pemkab Samosir.
Meskipun sudah ditempati Bupati Samosir dan dijadikan rumah dinas, Gubernur Edy menyebut Pemprov Sumatera Utara tidak akan menghibahkan aset milik Pemprov Sumatera tersebut.
Bukan tanpa alasan, hal tersebut dikarenakan rumah tersebut merupakan satu-satunya aset tersebut di Kabupaten Samosir.
Baca Juga: Edy Rahmayadi Tanggapi Perintah Tembak Mati Begal
“Kalau itu dihibahkan, berarti, provinsi tidak memiliki aset disana, kan harusnya ada mes disitu,” jelas mantan Pangkostrad tersebut.
Edy Rahmayadi menyebut, Bupati Samosir sebaiknya mencari lahan baru untuk dijadikan sebagai Rumah Dinas. Terlebih, aset tersebut sebelumnya sudah diwariskan dari pendahulu yang ada di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Mantan Ketua Umum PSSI tersebut juga kembali menegaskan jika dihibahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir, berarti Pemprov Sumatera Utara tidak mempunyai aset apapun lagi.
“Kalau itu dihibahkan, berarti, provinsi tidak memiliki aset disana. Kan harusnya ada mess di situ. Pemprov masih membutuhkan, kalau gak biasa kita kasih aja. Ada banyak aset-aset Pemprov yang diberikan, kalau misalnya ada alternatif lain,” tugas Gubernur Edy.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Edy Rahmayadi Tanggapi Perintah Tembak Mati Begal
-
Rumah Dansat Brimob Polda Terbakar Saat Ditinggal BKO ke Papua, Polisi Ungkap Fakta Ini
-
Rumah Dinas Dansat Brimob Polda Sumsel Terbakar Subuh Hari
-
Sidang Perdana, Samanhudi Sakit Hati Hingga Bocorkan Rahasia Rumah Dinas Wali Kota Blitar
-
Gubsu Edy Rahmayadi Pastikan Proyek Rp 2,7 Triliun Selesai Akhir 2023
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap