Suara.com - Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Sudin Dukcapil) Kota Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) telah melayani 41 dokumen kependudukan bagi warga yang terdampak kebakaran di Jalan Kebon Jahe, Petojo Selatan, Gambir.
Sudin Dukcapil Jakpus mengemukakan, jumlah tersebut diperkirakan bisa terus bertambah.
"Sejak kemarin sudah ada 41 orang yang dilayani untuk penggantian dokumen kependudukan baik itu KK dan KTP," ucap Kepala Suku Dinas (Kasudin) Dukcapil Kota Administrasi Jakarta Pusat Syamsu Bachri, Jumat (25/8/2023).
Syamsu mengaku, pihaknya langsung mencetak dokumen milik para warga yang menjadi korban kebakaran.
Sementara, bagi warga yang ingin melakukan pengurusan akta, warga bisa langsung mengurusnya di kantor Kelurahan Petojo Selatan.
Ia melanjutkan, pihaknya juga melakukan pelayanan hingga hari Sabtu, namun bersifat situasional.
"Jika warga semakin banyak yang mengurus dokumen kependudukan, maka dimungkinkan kita buka pada hari Sabtu besok," jelasnya.
Sebelunya, musibah kebakaran melanda pemukiman warga di Jalan Kebon Jahe, Gang Kober, Gambir, Jakarta Pusat. Sebanyak 152 rumah ludes terbakar, pada Rabu (23/8/2023) malam.
Akibatnya, sebanyak 574 jiwa kehilangan tempat tinggal. Api menghanguskan empat RT, yakni di RT 02, 03, 04, 05 di RW 08. Warga yang rumahnya terbakar saat ini mengungsi ke Masjid Al-Fauz di kantor Pemerintah Kota Jakarta Pusat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra