Suara.com - Muhaimin Iskandar atau yang kerap dikenal sebagai Cak Imin resmi dideklarasikan sebagai nala; calon wakil presiden (cawapres) pasangan Anies Baswedan. Ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu dipilih secara mendadak dan dideklarasikan oleh Surya Paloh pada Sabtu (2/9/2023) di Hotel Majapahit, Surabaya.
"Saya merasa seluruh proses ini berjalan dengan cepat dan lancar sekali. Karena saya selalu biasa berdoa setiap kesempatan saya selalu berdoa Ya Allah berikan jalan yang mudah dan penuh keberkahan untuk perjuangan bangsa Indonesia yang lebih baik dan lebih mulia. Kalau perjuangan yang saya tempuh bersama PKB ini sesuai dengan harapan dan cita-cita maka mudahkanlah dan lancarkanlah. Itu istikhoroh dan doa saya," kata Cak Imin.
Namun, rupanya Cak Imin yang kini jadi cawapres Anies tersebut memiliki sejumlah kontroversi. Berikut daftar kontroversi Cak Imin selengkapnya.
1. Dinilai Manipulasi Sejarah PKB
Cak Imin pernah berperang pernyataan dengan putri Gus Dur, Yenny Wahid. Perihal keduanya yakni Yenny Wahid yang mengulang pernyataan Gus Dur bahwa PKB dicuri oleh Muhaimin Iskandar dengan bantuan Pemerintah.
Sebelumnya ada konflik bahwa kubu Gus Dur menggelar muktamar di Parung. Sementara kubu Muhaimin menggelar di Ancol. Kedua hasil muktamar itu ditolak pemerintah.
Namun, kemudian pemerintah menerima kepengurusan PKB yang baru dan telah didaftarkan Muhaimin. Gus Dur pun kemudian menunjuk 19 loyalisnya termasuk Hussein Syifa untuk bertindak dan berkoordinasi terkait penyelesaian masalah tersebut.
Hussein Syifa menilai Muhaimin memanipulasi sejarah PKB seolah meneruskan pemikiran Gus Dur. Padahal, Cak Imin menendang Gus Dur dari PKB.
2. Dugaan Keterlibatan Meikarta
Cak Imin dinilai terlibat dalam penyelidikan kasus Meikarta. Cak Imin hadir sebagai saksi yang diperiksa KPK atas dugaan menerima suap dari bos PT Lippo Group, James Riady. Namun tampaknya kasus itu tidak terbukti karena ia masih menjadi Wakil Ketua DPR RI.
Baca Juga: Bubar dengan Anies Baswedan, Puan Maharani Cari Kesempatan Rayu Demokrat Gabung PDIP
3. Usulkan Penundaan Pemilu 2024
Cak Imin mengusulkan agar Pemilu 2024 ditunda. Alasannya yakni Cak Imin mengaku memperoleh inspirasi dari UMKM. Isu penundaan ini akhirnya terhapus usai KPU merilis jadwal Pemilu 2024.
4. Ajukan Diri sebagai Capres
Beberapa waktu sebelumnya, Cak Imin mengajukan diri sebagai calon presiden (capres) saat akan bergabung dengan Koalisi Indonesia bersatu (KIB). Partai di dalamnya yakni PPP, PAN, dan Golkar. Namun gagasan ini ditolak ketiga ketua partai tersebut karena dinilai tidak masuk akal dan masing-masing parpol memiliki nama sendiri.
5. Usul Penghapusan Jabatan Gubernur
Cak Imin pernah menyatakan sikap bahwa PKB ingin pilkada Gubernur dihapuskan. Menurut dia, pemilu gubernur hanya buang-buang waktu dan melelahkan.
Berita Terkait
-
Bubar dengan Anies Baswedan, Puan Maharani Cari Kesempatan Rayu Demokrat Gabung PDIP
-
Lika-liku Pencarian Cawapres Anies Baswedan: Berakhir Jatuh ke Cak Imin
-
Tak Terduga, Ternyata Begini Cerita Awal Mula Cak Imin Diminta Jadi Cawapres Anies
-
Ditelikung Anies Baswedan, Pengamat Politik Sebut Partai Demokrat Bakal Buat Poros Tandingan
-
Beda Sikap SBY Saat AHY Gagal Diusung Jadi Cawapres, Virgo Lebih Baper dari Leo
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Update Kebakaran Apartemen Mediterania: Pemadaman Tuntas, Tim Damkar Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
-
Jelang Hari Buruh, Jukir Liar dan PKL di Monas Jadi Target Penertiban
-
Wajib Tahu! 8 Hak Pekerja Perempuan yang Dijamin UU tapi Sering Diabaikan Perusahaan
-
Korupsi Chromebook, Eks Direktur SD Kemendikbudristek Divonis 4 Tahun Penjara
-
Korlantas Soroti Disiplin Pengendara, Lampu Kuning Justru Dianggap Tanda Ngebut?
-
Jelang Hari Buruh, Ketimpangan Upah dan Rentannya Pekerja Informal Disorot
-
Korea Utara Dilanda Kekeringan Parah, Kim Jong-un Malah Ambil Keputusan Ekstrem
-
Kelakuan Donald Trump Ubah Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Harga Minyak Dunia Meledak
-
Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta
-
Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut