Suara.com - Berita tentang polisi yang menegur rekannya dengan kata-kata "polisi goblok" sedang menjadi viral. Polisi tersebut adalah Kombes Pol Latif Usman, yang menarik perhatian karena keberaniannya melontarkan kata-kata tersebut ketika ada mobil patwal yang menerobos rombongan tamu KTT Asean 2023 di Jakarta.
Latif Usman adalah seorang polisi dengan karir yang panjang dan memiliki berbagai prestasi. Menurutnya, anggota bawahannya menerobos rombongan tersebut karena mereka telah diberi tugas untuk mengawal Presiden Jokowi. Oleh karena itu, itu bukanlah suatu kesalahan melainkan anggota sedang terburu-buru untuk melaksanakan tugas mereka.
Kelahiran Kebumen, Jawa Tengah pada 10 Agustus 1973, Latif Usman adalah lulusan Akademi Kepolisian pada tahun 1995. Ia memiliki keahlian khusus dalam bidang lalu lintas dan kini memegang pangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol).
Perjalanan karirnya sangat mengesankan, dengan berbagai jabatan penting yang pernah diemban. Pada tahun 2015, Usman menjabat sebagai Kapolres Kota Semarang. Kemudian, pada tahun 2016, ia menjabat dalam posisi penting sebagai Direktur Lalu Lintas di Polda DIY.
Saat ini, Usman menjabat sebagai Dirlantas Polda Metro Jaya sejak tahun 2022, sebelumnya ia menjabat posisi serupa di Polda Jatim.
Satuan terkait yang dipimpin oleh Usman juga mendapatkan penghargaan dari Kapolri Listyo Sigit karena berhasil mencapai realisasi PNBP Zona A, seperti yang terlihat di unggahan Instagram Ditlantas Metro Jaya.
Tak hanya itu, Usman juga pernah dianugerahi tanda jasa sebagai Bapak Pramuka Indonesia.
Profil singkat M Latif Usman
Nama lengkap: M Latif Usman
Tempat Tanggal Lahir: Kebumen, 10 Agustus 1973
Usia: 50 tahun
Agama: Islam
Pendidikan: Akademi Kepolisian
Pekerjaan: Anggota Polri
Pangkat: Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol)
Jabatan: Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Penghargaan: Bapak Pramuka Indonesia
Baca Juga: Serba-Serbi Beras Sumo: Harga, Kelebihan, dan Alasan Stop Distribusi
Berita Terkait
-
Sungai di Kota Malang Kondisinya Mengenaskan, Banyak Sampah dan Baunya Menyengat, Ya Ampuuun!
-
Viral Penampakan Kucing Flo Ikut Sidang di PN Padang Usai Dicekoki Soju Owner Jahat
-
Profil Wishnutama, Otak di Balik Megahnya Gala Dinner KTT ASEAN, Dipuji Kamala Harris
-
Heboh Aksi Emak-emak Geser Pembatas Jalan-'Kawal' Fortuner Putar Balik di Tol Sumsel
-
Serba-Serbi Beras Sumo: Harga, Kelebihan, dan Alasan Stop Distribusi
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!