Suara.com - Artis Wulan Guritno diperiksa hingga tengah malam terkait kasus promosi situs judi online slot di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Selasa (19/9/2023). Pemeriksaan berlangsung selama lima jam dengan total 42 pertanyaan.
Berdasar informasi yang diterima Suara.com, Wulan Guritno datang secara tiba-tiba di Gedung Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan sekitar pukul 18.50 WIB. Kehadirannya tersebut untuk melanjutkan pemeriksaan pada Rabu (14/9/2023) pekan lalu.
"Pemeriksaan tambahan terhadap saudari WG (Wulan Guritno) sudah dilakukan kemarin selama kurang lebih lima jam," kata Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar saat dikonfirmasi, Rabu (20/9/2023).
Vivid menyebut ada 42 pertanyaan yang telah dijawab Wulan. Namun dia tidak merincikan pertanyaan dan jawaban Wulan dalam pemeriksaan tersebut.
"Menjawab 42 pertanyaan dari penyidik," katanya.
Sebelumnya, pada pemeriksaan pertama Rabu (14/9/2023) pekan lalu, Wulan diperiksa selama hampir tujuh jam.
Pantauan Suara.com, Wulan saat itu keluar dari Gedung Bareskrim Polri sekitar pukul 17.15 WIB.
"Aku hari ini seneng banget bisa bertanggung jawab memenuhi panggilan untuk klarifikasi dan aku seneng banget dikasih ruang untuk klarifikasi," kata Wulan.
Setelah itu, Wulan langsung terburu-buru meninggalkan lokasi. Artis berusia 42 tahun itu mengklaim hendak menuju lokasi kerja.
"Sekarang aku udah harus ke pekerjaan berikutnya," jelas Wulan lalu pergi meninggalkan lokasi.
Berita Terkait
-
Datang Diam-Diam ke Bareskrim, Wulan Guritno Diperiksa 5 Jam dan Dicecar 42 Pertanyaan Soal Judi Online
-
Driver Ojol di Bantul Gelapkan iPhone 13 Gegara Kecanduan Judi Online, Endingnya Diringkus Polisi
-
Biodata dan Agama Emak Gila, Terseret Kasus Promosikan Judi Online Sebelum Wulan Guritno
-
Lebih Sangar dari Wulan Guritno, Selebgram Ini Promosikan Judi Online Hanya Kenakan Bikini
-
Seperti Wulan Guritno, Ini Profil Areta Febiola yang Raup Keuntungan Puluhan Juta dari Promosi Judi Online
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT