Suara.com - Massa buruh ikut meramaikan Aksi Bela Rembang yang digelar Front Persaudaraan Islam (FPI), dan Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) di kawasan Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Saat massa pendemo makin menyemut, tampak bom asap alias smoke bomb membubung ke langit.
Pantauan Suara.com, ada juga massa Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI) pun ikut bergabung. Saat kedatangannya, massa buruh menyalakan smoke bomb atau bom asap untuk menambah semangat juang para demonstran.
Asap berwarna hijau pun tampak mengepul ke udara.
Meski telah disiapkan tempat di depan Gedung Sapta Pesona, massa justru menggelar aksi demonstrasi di bundaran air mancur Thamrin.
Sebelumnya, massa yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR), dan Front Persaudaraan Islam (FPI) melakukan aksi demonstrasi di Jalan Medan Merdeka Barat, atau tepatnya di Patung Kuda, Jakarta Pusat.
Dalam aksinya mereka menuntut agar pemerintah menghentikan proyek investasi Rempang Eco City.
Pantauan Suara.com, para demonstran menggelar aksinya di pinggir jalan bundaran air mancur Thamrin. Sehingga, arus lalu lintas sedikit terhambat, karena massa memakan bahu jalan.
Beberapa laksar dari Front Persaudaraan Islam (FPI) yang mengenakan seragam serba putih berdiri di sekitar mobil komando.
Dijaga Ratusan Aparat
Baca Juga: Massa GNPR Gelar Aksi Bela Rempang di Patung Kuda,
Sementara, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin menyampaikan pihaknya telah menyiapkan 1.000 personel pengamanan.
"Untuk di Patung Kuda kita siapkan personel 10 SSK kurang lebih 1000 personel," ujarnya.
Selain itu juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi. Rekayasa bersifat situasional ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kemacetan.
"Setiap orang diharapkan mematuhi setiap aturan apakah itu terkait dengan berlalu lintas dan juga untuk penyampaian pendapat di muka umum. Sehingga aktivitas masyarakat ibu kota tetap bisa berjalan meskipun ada beberapa titik yang harus dialihkan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pagelaran Sabang Merauke 2026 Hadirkan Hikayat Srikandi Nusantara, Libatkan 1.700 Seniman
-
Kecelakaan Maut Tol Cipali: Anggota DPRD Tangsel Ahmad Andi Wibowo Meninggal Usai Tabrak Truk
-
Bahlil Ubah Kuota RKAB Minerba 2026, Perusahaan Setor Royalti Terbesar Diprioritaskan
-
Remember Fest x Cube Concert Siap Gebrak Jakarta dengan Nostalgia dan Inovasi
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Apakah Pakai Tinted Sunscreen Aman untuk Kulit Berjerawat? Simak Jawabannya di Sini!
-
Kaki Hilang dan Tangan Terikat, Jasad Mutilasi di Depok Ditemukan Saat Warga Bakar Karung
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok
-
KPK Geledah Kantor Imigrasi Jaksel, Usut Kasus Gratifikasi Eks Wamen Silmy Karim
-
MBG Telan Korban, BGN Naikkan Status Kasus dan Sanksi Tegas Pelaku